Rabu, 16 November 2011

KALIGRAFI kRISTEN


Yohanes 3: 16 (Yuhana 3: 16) :teks Bible:

16
لأَنَّهُ هكَذَا أَحَبَّ اللهُ الْعَالَمَ حَتَّى بَذَلَ ابْنَهُ الْوَحِيدَ، لِكَيْ لاَ يَهْلِكَ كُلُّ مَنْ يُؤْمِنُ بِهِ، بَلْ تَكُونُ لَهُ الْحَيَاةُ الأَبَدِيَّةُ



 Yohanes 1: 9 (1 Yuhana 1: 9):teks Bible:

9
إِنِ اعْتَرَفْنَا بِخَطَايَانَا فَهُوَ أَمِينٌ وَعَادِلٌ، حَتَّى يَغْفِرَ لَنَا خَطَايَانَا وَيُطَهِّرَنَا مِنْ كُلِّ إِثْمٍ 


1 Samuel 16: 7 (Shamwaylil Awwal 16: 7) :teks Bible:

7
فَقَالَ الرَّبُّ لِصَمُوئِيلَ: «لاَ تَنْظُرْ إِلَى مَنْظَرِهِ وَطُولِ قَامَتِهِ لأَنِّي قَدْ رَفَضْتُهُ. لأَنَّهُ لَيْسَ كَمَا يَنْظُرُ الإِنْسَانُ. لأَنَّ الإِنْسَانَ يَنْظُرُ إِلَى الْعَيْنَيْنِ، وَأَمَّا الرَّبُّ فَإِنَّهُ يَنْظُرُ إِلَى الْقَلْبِ

 Kolose 1: 2 (Kulussiy 1: 2):teks Bible:

2
إِلَى الْقِدِّيسِينَ فِي كُولُوسِّي، وَالإِخْوَةِ الْمُؤْمِنِينَ فِي الْمَسِيحِ: نِعْمَةٌ لَكُمْ وَسَلاَمٌ مِنَ اللهِ أَبِينَا وَالرَّبِّ يَسُوعَ الْمَسِيحِ



Efesus 2: 4-5 (Ufsus 2: 4-9) :teks Bible:

4
اَللهُ الَّذِي هُوَ غَنِيٌّ فِي الرَّحْمَةِ، مِنْ أَجْلِ مَحَبَّتِهِ الْكَثِيرَةِ الَّتِي أَحَبَّنَا بِهَا،
وَنَحْنُ أَمْوَاتٌ بِالْخَطَايَا أَحْيَانَا مَعَ الْمَسِيحِ * بِالنِّعْمَةِ أَنْتُمْ مُخَلَّصُونَ5

 Ibrani 4: 12 (Al-'Ibraniyyin 4: 12):teks Bible:

12
لأَنَّ كَلِمَةَ اللهِ حَيَّةٌ وَفَعَّالَةٌ وَأَمْضَى مِنْ كُلِّ سَيْفٍ ذِي حَدَّيْنِ، وَخَارِقَةٌ إِلَى مَفْرَقِ النَّفْسِ وَالرُّوحِ وَالْمَفَاصِلِ وَالْمِخَاخِ، وَمُمَيِّزَةٌ أَفْكَارَ الْقَلْبِ وَنِيَّاتِهِ

 Kisah Para Rasul 14: 22 (A'malur Rusul 14: 22) :teks Bible:

22
يُشَدِّدَانِ أَنْفُسَ التَّلاَمِيذِ وَيَعِظَانِهِم 618; أَنْ يَثْبُتُوا فِي الإِيمَانِ، وَأَنَّهُ بِضِيقَاتٍ كَثِيرَةٍ يَنْبَغِي أَنْ نَدْخُلَ مَلَكُوتَ اللهِ

Yakobus 4: 6 (Ya'qub 4: 6) :teks Bible:

6
وَلكِنَّهُ يُعْطِي نِعْمَةً أَعْظَمَ. لِذلِكَ يَقُولُيُقَاوِ مُ اللهُ الْمُسْتَكْبِر 616;ينَ، وَأَمَّا الْمُتَوَاضِعُ 608;نَ فَيُعْطِيهِمْ نِعْمَةً

 Yehezkiel 36: 26 (Hizqiyal 36: 26):teks Bible:

26
وَأُعْطِيكُمْ قَلْبًا جَدِيدًا، وَأَجْعَلُ رُوحًا جَدِيدَةً فِي دَاخِلِكُمْ، وَأَنْزِعُ قَلْبَ الْحَجَرِ مِنْ لَحْمِكُمْ وَأُعْطِيكُمْ قَلْبَ لَحْمٍ

Yohanes 3: 3 (Yuhana 3: 3) :teks Bible:

3
تَطْلُبُونَ وَلَسْتُمْ تَأْخُذُونَ، لأَنَّكُمْ تَطْلُبُونَ رَدِيًّا لِكَيْ تُنْفِقُوا فِي لَذَّاتِكُمْ

Kamis, 10 November 2011

AKHIR SEBUAH KISAH

Semua kisah tentu ada akhirnya. Ada yang berakhir dengan bahagia,
tetapi banyak juga yang berakhir sedih, bahkan tragis. Kalau kita
diminta untuk memilih, tentu kita akan memilih kisah yang berakhir
bahagia, apalagi kalau itu kisah hidup kita sendiri. Bahkan, ada
gurauan bahwa kalau bisa kita mengalami masa kecil yang indah, masa
muda yang nikmat dan bahagia, lalu di masa tua tinggal menikmati
kekayaan dan menunggu masuk surga. Tentu ini tidak realistis.

Hidup Daud dapat dikatakan sukses. Ia sukses menjadi raja yang kaya
raya dan penuh kemuliaan. Anaknya, Salomo raja yang akan terkenal
karena hikmatnya akan menggantikannya sebagai raja. Daud, raja
sekaligus prajurit sejati, wafat saat usianya sudah tua dan
meninggalkan banyak kesan: karyanya, hikmatnya, kesalehannya,
doa-doanya. Memang ada raja Israel lain yang lebih makmur dan lebih
lama memerintah daripada Daud, tetapi tak ada raja yang lebih saleh
darinya. Hingga ia bahkan dihubungkan dengan Mesias yang dijanjikan.
Ya, Yesus bahkan juga disebut sebagai Anak Daud.

Ketika kita kelak meninggalkan dunia ini, apakah yang kita ingin
agar diingat orang-orang mengenai kita? Keberhasilan atau kegagalan
kita? Apakah perjalanan hidup dan iman yang telah kita perjuangkan
bisa menjadi teladan bagi orang-orang yang kita tinggalkan? Kiranya
bukan sekadar akhir bahagia yang kita inginkan terjadi di hidup
kita, melainkan hidup yang telah selesai melaksanakan rancangan
Allah bagi kita. Bahwa melalui hidup kita, banyak orang dapat
merasakan kasih Tuhan. Melalui hidup kita, nama Kristus dimuliakan
--ENO

HIDUP YANG SUKSES BUKAN SEKADAR MEMENUHI CITA-CITA PRIBADI
MELAINKAN JUGA MEMENUHI CITA-CITA TUHAN MENCIPTAKAN KITA

1 Tawarikh 29:21-30

Rabu, 09 November 2011

PENGHARAPAN

Pada 5 Agustus 2010, tambang emas dan tembaga di Copiapo, Cile,
runtuh. Sebanyak 33 penambang terperangkap. Regu penyelamat yang
mencari mereka, nyaris putus asa. Namun, 17 hari kemudian, diketahui
bahwa mereka masih hidup walau terperangkap di dalam tambang sedalam
700 meter. Dan, mereka harus sabar menanti hingga 7 minggu, sebelum
mesin bor berhasil menembus lubang tempat mereka berlindung.

Ya, manusia bisa bertahan hidup selama 40 hari tanpa makan, 4 hari
tanpa minum, 4 menit tanpa bernapas. Namun, manusia tak mampu hidup
bahkan selama 4 detik saja, jika ia tak punya semangat dan harapan.
Itu sebabnya di tengah impitan dan tahap awal aniaya terhadap jemaat
Roma, Paulus menasihati agar setiap orang percaya bergantung kepada
Allah sumber pengharapan, sukacita, damai sejahtera. Di tengah
tekanan sekalipun, Dia sanggup memberi kekuatan dan pengharapan
(ayat 13). Maka, yang kuat dapat menolong yang lemah dan lelah.
Dengan kerukunan yang demikian, orang-orang beriman itu memuliakan
Allah (ayat 1-6).

Ketika dunia menganggap 33 penambang Cile itu pahlawan, dengan keras
Henriques salah satu dari mereka menolaknya. Katanya, "Kita bukan
pahlawan, dan jika ada pahlawan, itu adalah semangat yang diberikan
Tuhan, yang membuat kami bertahan". Ternyata, semasa di dalam
tambang ia membacakan sejumlah ayat Alkitab kepada teman-temannya,
untuk menjaga semangat mereka.

Mari jalani hidup ini dengan penuh semangat. Apalagi untuk melakukan
tugas sebagai saksi Kristus: memberkati dan menolong banyak orang di
sekitar kita yang hidup dalam keputusasaan --SST

HIDUP DIBERI AGAR DIJALANI DENGAN PENUH ARTI
MAKA TUHAN MENYALAKAN SEMANGAT AGA KITA MENJADI BERKAT

Roma 15:1-13

Selasa, 08 November 2011

BERDIAM DIRI

Henry Weiss yang telah mengubah namanya menjadi Houdini, adalah
ahli meloloskan diri dari berbagai perangkap: tali, pintu sel,
borgol, dan sebagainya. Namun, suatu kali saat berada di penjara
kecil bernama British Isles, ia kesulitan mengutak-ngatik kunci sel
tersebut. Biasanya, dalam tiga puluh detik ia dapat membuka kunci
sel, tetapi kali ini tidak. Ia pun lelah, frustrasi, dan putus asa.
Maka, ia tak lagi berbuat apa-apa. Ia terdiam, lalu menyandarkan
diri ke pintu. Anehnya, pintu itu segera terbuka sebab ternyata
tidak terkunci! Ketika berdiam diri, ia justru menemukan
penyelesaian masalahnya.

Ini mungkin peristiwa langka. Namun, ia mengingatkan kita bahwa
dalam hidup yang penuh masalah ini, kita perlu punya waktu-waktu
khusus untuk berdiam diri khususnya di kaki Tuhan. Berdiam diri
membuat pikiran kita tenang, emosi kita terkendali, dan kita
mendapat hikmat Tuhan untuk mengatasi masalah. Sayangnya, kerap kali
kita tidak berdiam diri di kaki Tuhan saat masalah datang. Kita
malah memikirkan sendiri masalah yang sedang kita hadapi, dan sibuk
mencari cara untuk mengatasinya. Hasilnya, kita frustrasi dan putus
asa.

Jadi, mengapa kita tidak mencoba menyerahkan semuanya kepada Tuhan?
Ketika melakukannya, pemazmur mengalami bagaimana Tuhan bertindak.
Dan, ia bersaksi bahwa Allah itu "tempat perlindungan dan kekuatan,
sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti" (ayat 2). Jalan
keluar serta jawabannya barangkali di luar dugaan kita, bahkan
sangat berbeda dengan cara-cara yang sudah kita bayangkan. Jika Dia
terbukti dapat selalu menolong, mengapa kita menunda untuk duduk
diam di kaki-Nya? --PK

TUHAN TAK PERNAH KEKURANGAN CARA UNTUK MENOLONG KITA
JADI MENGAPA KITA TIDAK MENGANDALKAN DIA?

Mazmur 46:1-12

Kamis, 03 November 2011

SEBELAS SAHABAT KECIL

Saya punya sebelas sahabat kecil dari Lembah Baliem, Wamena, di
Pegunungan Tengah Papua. Awalnya, seorang guru di sana meminta saya
dan beberapa teman menjadi sahabat pena murid-muridnya. Persahabatan
lewat surat ini dimaksudkan untuk menolong anak-anak agar suka
menulis dan melatih mereka mengekspresikan pikirannya. Mereka
bercerita tentang alam Wamena yang indah, guru, teman-teman,
keluarga, pelajaran yang tidak disukai, juga cita-cita mereka. Hal
yang paling membahagiakan buat saya adalah di setiap surat selalu
ada tiga kalimat wajib; yaitu "I love you, Kak", "Saya akan selalu
mendoakan Kakak", dan "Tuhan memberkati Kakak".

Persahabatan ini tidak hanya berarti bagi sebelas sahabat kecil
saya, tetapi juga buat saya. Kasih mereka yang polos dan doa-doa
mereka membuat saya mengucap syukur kepada Allah. Ini mengingatkan
saya pada persahabatan Daud dan Yonatan. Yonatan mengasihi Daud
seperti mengasihi dirinya sendiri. Saat Saul, ayahnya, berencana
buruk kepada Daud, Yonatan tetap berbuat baik. Di Koresa, Daud dalam
keadaan was-was karena nyawanya terancam. Akan tetapi Yonatan
menemui Daud, menunjukkan kepada Daud bahwa Tuhan selalu menyertai,
dan yang terpenting, menguatkan kepercayaan Daud kepada Allah.

Saya tak meminta sahabat-sahabat saya mendoakan saya, tetapi mereka
melakukannya dengan tulus. Dan, saya merasakan kasih Allah yang luar
biasa. Daud juga pasti mengucap syukur kepada Allah atas penguatan
Yonatan, atas sahabat seperti dia. Anda pun dapat bersyukur atas
kehadiran sahabat Anda, yang dalam susah maupun senang, menguatkan
kepercayaan Anda kepada Allah --SL

SAHABAT SEJATI TIDAK MEMAKSA ANDA MEMERCAYAINYA
TETAPI IA MEMASTIKAN ANDA MEMERCAYAI ALLAH

1 Samuel 23:14-18

Selasa, 01 November 2011

MUKJIZAT MASIH TERJADI

Puncak gunung Sgurr Choinnich Mor di Skotlandia menjulang begitu
tinggi dan terjal bahkan nyaris vertikal. Pada tanggal 30 Januari
2011, Adam Potter (36 tahun) berhasil menaklukkannya. Namun, Potter
terjatuh di dinding terjal sisi timur, dari ketinggian sekitar 300
meter. Tim penyelamat berhasil menemukan Potter di kaki gunung, dan
mendapati Potter tidak cedera sedikit pun, kecuali goresan kecil di
dada. Dengan keheranan, Letnan Baker pimpinan tim penyelamat
mengatakan: "Ia beruntung masih hidup. Sangat sukar dipercaya bahwa
orang yang jatuh dari ketinggian itu ke tempat berbatu-batu, masih
bisa berdiri dan berbincang dengan kami!"

Mukjizat masih terus terjadi hingga saat ini. Namun, dari dulu
hingga sekarang, banyak orang yang sulit memercayai adanya mukjizat,
dan selalu punya alasan untuk menyangkal. Lihatlah ketika Yesus
mengadakan mukjizat: mengusir setan dan menyembuhkan si bisu (ayat
14). Orang Farisi yang tak mau mengakui keilahian Kristus, berdalih
untuk tidak memercayai-Nya dan malah mengatakan bahwa Yesus
melakukannya dengan kuasa penghulu setan. Bagaimana mungkin pimpinan
setan mengusir setan yang menjadi anak buahnya? Bukankah seharusnya
mereka mengakui bahwa Yesus melakukannya karena kuasa Roh Allah?
Bukankah seharusnya mereka mengakui bahwa Kerajaan Allah hadir dalam
diri Yesus?

Dengan tegas Yesus berkata bahwa orang yang tak mempercayai Dia,
berarti melawan Dia. Apakah Anda memercayai Dia? Dia masih terus
mengadakan banyak mukjizat setiap hari. Bukankah hidup Anda sendiri
adalah mukjizat Allah? Maukah Anda mengakuinya? --SST

TUHAN MASIH TERUS BERKARYA DENGAN BANYAK CARA HINGGA KINI
AGAR MANUSIA DIKUATKAN OLEH KEBESARAN-NYA DI HIDUP INI

Lukas 11:14-23

Berlangganan

FeedLangganan Artikel by Email ?

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan

Matius 11:28-30

TA'ALAU ILAYYA ya jami'al-mut'abina wats-tsaqilil-ahmal, wa Ana urihukum. Ihmilu niri 'alaikum wa ta'allamu minni, li-anni wadi'un wa mutawadhi'ul-qalb, fa-tajidu rahatan li-nufusikum. Li-anna niri hayyinun wa himli khafif ” (Matius 11:28-30) COME TO ME, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls. For my yoke is easy and my burden is light).” (Matius 11:28-30) MARILAH KEPADA-KU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan..” (Matius 11:28-30)