Sunday, 18 May 2014

10 PERINTAH ALLAH dan Penjelasannya



10 perintah Allah.
 ( Baca Kel 20 : 1 – 17 atau Ul 5 : 6 – 21 )




I. Keluaran 20 : 1-2

“Akulah Tuhan, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar  dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan”
Sebelum menyampaikan ke sepuluh Firman , Allah memperkenalkan diri dulu dengan nama YHWH (baca ; Yahwe) dan menyebut diri Allah mereka, artinya Allah yang mengikat diri kepada Israel umat-Nya melalui sebuah perjanjian. Mereka diingatkan akan tindakan penyelamatan yang telah dilakukan-Nya bagi mereka.
Bagi umat Yahudi, kata pendahuluan ini sangat penting sehingga mereka memasukkannya sebagai Firman pertama juga. Firman pertama ini mendasari semua yang lain yang berasal dari Allah yang sudah menyelamatkan mereka.
Kesungguhan komitmen Allah sudah jelas, maka dari itu Israel juga harus mewarnai ketaatan mereka bukan hanya dengan melakukan kewajiban saja, melainkan ketaatan sebagai jawaban kasih atas kebaikan Allah kepada mereka.
Allah yang telah membebaskan Israel dari perbudakan, setelah itu mengikat mereka terhadap diri-Nya, hanya demi keselamatan Israel.
Anugerah Allah itulah yang memungkinkan umat untuk taat dan memelihara hubungan perjanjian itu dari pihak mereka.

Dengan perkataan ini, Ia hendak mengingatkan kita bahwa Ia adalah Allah kita yang selalu beserta dan menyertai kita di sepanjang hidup ini. Melalui ini juga, Ia menyatakan diriNya sebagai Allah pembebas.


II. Keluaran 20 : 3-11
Disini berisi tentang perintah pertama hingga yang keempat. Yang kesemuanya di tujukan tentang bagaimana kita menunjukkan ketaatan dan kasih kepada Tuhan kita

Perintah kesatu : “jangan ada padamu allah lain dihadapanKu” (Kel20:3)
Perhatikan kata allah di atas! Kata allah dalam huruf kecil hendak menunjukkan allah yang palsu atau allah ciptaan manusia.
Kepada kita saat ini, perintah kesatu masih berlaku. Kita tidak boleh menyembah dan memperhambakan diri  kepada allah-allah lain, misalnya percaya pada kuasa magis dan takhayul atau dengan memperhambakan diri kepada kemewahan, uang, ilmu pengetahuan, mode, dan sebagainya.
Perkataan “ada padamu allah” memiliki arti yakni menyandarkan diri, menaruh harapan, dan mencari kuasa-kuasa. Karena kita telah memiliki Allah yang kita percayai dan Kita juga telah menjadi milik Allah yang hidup, maka kita janganlah lagi percaya dan tunduk pada allah-allah lain atau kuasa-kuasa lain diluar Tuhan kita.
Banyak orang memuja seks,uang, kuasa dan kemashyuran seperti di Kanaan kuno.Majalah dan acara TV yang menyanjung-nyanjung kemewahan orang kaya dan korup, mencerminkan gambaran tentang ilah-ilah modern yang tidak begitu berbeda dengan pemujaan di Mesir dan Asiria pada zaman Nabi Musa.


 Perintah kedua : “jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku Tuhan Allahmu adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku. Tetapi aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan berpegang pada perintah-perintahKu.” (Kel20:4-6).

Pada zaman Perjanjian Lama,entah yang merupakan personifikasi kekuatan alam (bulan, matahari) atau lambang kesuburan (ular,sapi jantan).
Penggunaan patung semacam ini dipandang sebagai penyimpangan akibat pengaruh suku-suku Kanaan tetangga mereka.Israel mengalami godaan iman selama abad-abad sejarahnya, beberapa orang Israel memang menggunakan patung dewi kesuburan Astarte dalam rupa wanita bugil sebagai jampi2 untuk merangsang kehamilan dan hasil panen yang baik. Jadi Perintah kedua ini membicarakan bagaimana cara kita menyembah Allah. Perintah ini mengandung arti sebagai berikut :
  1. Dilarang mematungkan Allah dengan cara atau bentuk apapun
  2. Dilarang menyembah, berdoa dan memohon kepada patung atau berhala
  3. Dilarang melakukan kebaktian dengan cara yang salah (Kel 32)

Perintah ketiga : “jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan” (Kel 20:7)
Perintah ini mengingatkan kita akan kekudusan nama Tuhan. Dalam bahasa Ibrani nama Tuhan adalah YHWH yang berarti “Aku (akan) ada ya Aku (akan) ada”  (Kel 3:14). Dengan nama itu, Tuhan hendak menyatakan bahwa Ia akan selalu ada untuk menolong dan menyertai kita.
Perinta  ini melindungi nama Tuhan terhadap semua bentuk penyalahgunaan itu. Terhadap kecenderungan manusia untuk berusaha mengendalikan kehadiran dan pertolongan Tuhan demi keuntungannya sendiri, bahkan sambil merugikan lawannya ( sumpah palsu, upacara magis dll )
Perintah keempat : Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat; enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu, atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh;  itulah sebabnya Tuhan memberkati hari sabat dan menguduskannya” (kel 20:8-11)

Dalam Ul 5 : 15 , menunjuk kembali kepada pengalaman di Mesir, di mana semua orang Israel pernah mengalami pekerjaan budak yang tak ada hentinya.Dari keadaan per-hamba-an itu mereka telah dibebaskan oleh Tuhan sendiri. Dalam Kel 20, hari Sabat didasarkan pada irama kerja Tuhan sendiri, mencipta langit dan bumi dalam enam hari dan berhenti pada hari ke – 7.
Maksud dari perintah ini adalah :
  1. Waktu atau hari yang di khususkan untuk Tuhan
  2. Menyediakan waktu untuk merenungkan makna dan tujuan hidup kita di hadapan Tuhan agar kita dapat menemukan rancangan/rencana Tuhan didalamnya.
Kata Minggu, berasal dari bahasa Portugis, yakni “dominggu” yang artinya “Tuhan”. Sehingga hari minggu adalah hari Tuhan atau hari kemenangan Tuhan

III. Keluaran 20 : 12-17
Perintah kelima sampai yang kesepuluh menjelaskan kepada kita tentang cara mewujudkan ketaatan dan kasih kepada sesama kita.


Perintah kelima : “Hormatilah ayah dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang di berikan Tuhan Allahmu kepadamu” (kel 20:12)
Sesama yang pertama untuk kita hormati adalah orang tua kita, karena mereka adalah orang yang pertama kali mempunyai hubungan dengan kita. Selain itu juga kalimat ini merujuk pada orang yang lebih tua dari kita, seperti tokoh agama, guru, pemerintah, atasan kita, dan lainnya.
Sepanjang mereka melakukan tugas sesuai dengan kehendak Allah, kita harus mengikuti dan menaatinya dengan sungguh-sungguh. Karena tugas penting orang tua adalah meneruskan kisah karya penyelamatan Allah kepada anaknya (ulangan 6:4-9).
Perintah keenam : “jangan membunuh” (kel 20:13)
Melalui perintah ini, kita di anjurkan untuk dapat menghargai hidup manusia. Hal ini dikarenakan, hidup adalah anugerah Allah yang mulia.
Pembunuhan itu dimengerti dalam arti luas : bukan hanya “pembunuhan” musuh secara langsung dan sengaja tetapi juga pembunuhan yang terjadi tanpa sengaja dalam kecelakaan ( Ul 19 : 5 ).Hal ini disebabkan kelalaian yang bersangkutan.
Juga perlakuan keras terhadap orang yang mengakibatkan mati, inipun termasuk pembunuhan yang dilarang di sini ( mis : Hak 20 : 4 )
Abad 20 akan tercatat dalam sejarah sebagai abad dengan jumlah amat tinggi pembunuhan tanpa dasar hukum dan kecelakaan2 fatal biarpun tanpa sengaja, sekaligus meluasnya cara2 “medis” untuk menghilangkan  nyawa manusia ( euthanasia/ mempercepat kematian untuk membebaskan sesama dari penderitaannya, abortus/pengguguran )
Perintah ketujuh : “jangan berzinah” (Kel 20 : 14)
Perintah ini menganjurkan kita untuk menjaga kesucian tubuh kita. Maksud dari perintah ini ialah
  1. Seseorang dilarang mengambil suami atau isteri sesamanya (2 Samuel 11:1-27)
  2. Bertingkah laku, memikirkan, dan mengucapkan perkataan yang tidak senonoh atau porno (Efesus 4:29, Matius 5:28)
  3. Melakukan persetubuhan dengan orang yang bukan dan belum menjadi suami istri atau bukan suami atau istrinya.
Perintah ini menyatakan kehendak Tuhan akan kesucian pernikahan dan seluruh kehidupan seksual di junjung tinggi sebagai pemberian Tuhan yang mulia. Pernikahan mencerminkan persekutuan antara Kristus dengan jemaatNya dan tubuh kita merupakan tempat kediaman roh kudus (Matius 5:27-28; Efesus 5:28-32; I Korintus 6:18-20).
Perintah kedelapan : “Jangan mencuri” (Kel20:15)
Artinya adalah :
  1. Kita harus mampu menghargai milik dan hak orang lain
  2. Bersyukur atas apa yang telah kita masing-masing punyai
  3. Bersyukur atas pemberian Tuhan kepada kita

Perintah kesembilan : “jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu” (Kel20:16)

Larangan ini tidak hanya mengenai hal berdusta atau memfitnah pada umumnya, tetapi juga  menyangkut situasi khusus yaitu sebagai saksi di pengadilan. Menjadi saksi bukanlah hal yang kecil artinya karena mempertaruhkan nama baik dan kehormatan sesama dan dalam perkara tertentu menyangkut hidupnya.
Perintah ke 9 ini diperluas lagi kepada banyak situasi “mengadili orang secara publik di luar pengadilan”.Firman ini mengingatkan agar kita saling percaya, tidak hanya menyangkut kesaksian di pengadilan umum tetapi juga segala macam hubungan , khususnya yang menentang hak sesama kita.Merupakan tugas kita semua, melatih diri untuk mencoba melihat segi baik orang lain sekalipun dia itu musuh kita, dan yang terpenting adalah untuk tidak memberi kesaksian kalau tidak pasti kebenarannya.
Perintah ini mengajak kita untuk :
  1. Selalu hidup dalam kejujuran
  2. Menjaga dan memperjuangkan kebenaran
  3. Menjaga mulut kita sebagai alat komunikasi dan pembawa kasih yang baik.
Kata-kata yang kita ucapkan adalah alat dari Tuhan untuk mengadakan hubungan dan membentuk persekutuan dengan sesama manusia. Melalui perintah ini, kita sebagai saksi Kristus yang ada di tengah dunia ini diingatkan untuk selalu berkata secara  jujur dan benar.

Perintah kesepuluh : “Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apa pun yang di punyai sesamamu” (Kel20:17)
Perintah kesepuluh ini lebih bersifat batiniah, yakni tentang keinginan. Jika kita mampu menguasai keinginan-keinginan, tentulah kita tidak akan memiliki keinginan untuk menguasai milik orang lain., juga  menekankan, bahwa kejahatan tidak dimulai dengan tindakan melainkan dari dalam hati sebab hati menjadi pangkal segala tingkah laku.
Firman ini menuntut suatu moral sikap, suatu etik yang tidak hanya mengatur tindakan lahiriah tetapi juga membina sikap bathin.

Yesus bless you

81 comments:

Daniel Hendrik said...

10 perintah ALLAH

Anonymous said...

Lah itu udah jelas dilarang sembah berhala, kenapa masih pada sembah patung yesus dan maria??

benny osepta said...

maaf sebelumnya, saya punya beberapa pertanyaan

1. Ini saya copas dari perintah pertama di atas

Keluaran 20 : 1-2
“Akulah Tuhan, Allahmu, yang
telah membawa engkau
keluar dari tanah Mesir, dari
tempat perbudakan”

disana disebutkan kalo tuhan itu ALLAH, lalu Yesus itu siapa?
Sebenarnya tuhan itu ALLAH atau Yesus?

2. Perintah kedua: “jangan
membuat bagimu patung
yang menyerupai apapun
yang ada di langit di atas,
atau yang ada dibumi
dibawah, atau yang ada
di dalam air dibawah
bumi. Jangan sujud
menyembah kepadanya
atau beribadah
kepadanya, sebab Aku
Tuhan Allahmu adalah
Allah yang cemburu, yang
membalaskan kesalahan
bapa kepada anak-
anaknya, kepada
keturunan yang ketiga
dan keempat dari orang-
orang yang membenci
Aku. Tetapi aku
menunjukkan kasih setia
kepada beribu-ribu
orang, yaitu mereka yang
mengasihi Aku dan
berpegang pada
perintah-
perintahKu.” (Kel20:4-6).

Disana disebutkan jangan ada tuhan lain selain ALLAH, dan jangan ada patung
lalu kenapa di gereja saya lihat ada patung?

Sekian pertanyaan saya, maaf kalo ada kata yg kurang berkenan
mohon penjelasannya, terimakasih

Anonymous said...

Penjelasan untuk pertanyaan pertama nih. Kalau di Katolik itu kita percaya Tritunggal Mahakudus, Allah Bapa, Allah Putera (Yesus), Allah Roh Kudus.

Yang pertanyaan kedua
Bukan patungnya yang disembah.. Sekali lagi BUKAN patungnya yang disembah.. Yang disembah tetap Tuhan Yang Maha Kuasa, patung dan atribut gereja lainnya hanya sebagai perantara dalam beribadat..
Misalnya patung Yesus, yang kita sembah bukan patungnya, tapi Yesus nya.. Patungnya cuma untuk mengingatkan ttg Yesus gitu.. Kalau bunda Maria itu umat kristiani tidak menyembah Maria, melainkan "MENGHORMATI" karna bagaimanapun juga Bunda Maria itu Bunda dari Yesus, kalau anaknya kita sembah, kita juga harus ingat ibunya yang udah melahirkan, membesarkan, dan menjaga Yesus dari Yesus lahir

Kurang lebihnya seperti itu yang saya tau

Anonymous said...

Aduh.. Bukan patungnya yang disembah.. Yang disembah tetap Tuhan Yang Maha Kuasa, patung dan atribut gereja lainnya hanya sebagai perantara dalam beribadat..
Misalnya patung Yesus, yang kita sembah bukan patungnya, tapi Yesus nya.. Patungnya cuma untuk mengingatkan ttg Yesus gitu.. Kalau bunda Maria itu umat kristiani tidak menyembah Maria, melainkan "MENGHORMATI" karna bagaimanapun juga Bunda Maria itu Bunda dari Yesus, kalau anaknya kita sembah, kita juga harus ingat ibunya yang udah melahirkan, membesarkan, dan menjaga Yesus dari Yesus lahir..
Kurang lebih ky gitu deh non, yg pasti bukan patungnya lah yang disembah.. Tapi tetap Tuhan yg Maha Esa

Anonymous said...

perinth k2 disebutkan; jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi.

dr perinth trsebut apakh ad pengecualian untuk mmbolehkan mmbuat patung yesus atau bunda maria atau malaikat2 ny ?

perinth trsebut apakh hny merujuk pd membuat/memahat ptung saja
atau melukis mhkluk juga dilarang ??

sy dengar dr tmn mslim perinth seperti ini juga ada dlm hukum mereka mknya mereka mrh ketika nabi mereka atau tuhan mereka d wujudkan ke sebuah sosok.. hingga mereka akn d ampuni klo bsa mmberikan nyawa ke ptung/lukisan yg mereka buat.

dlm hukum kita, apkh ad pnjlsan sperti itu dlm bibel kita ? terimakasih....

Anonymous said...

Dari pada sembah kotak hitam kosong yg gk jelas isinya apa??? N tiap taon cuman menambah devisa negara lain?? :p

Anonymous said...

Goblok banget sih yg nanya patung, patung dalam gereja itu adalah sebagai Icon, itu penjelasan sempit nya, karna gw liat udh di jelaskan panjang lebar ngk ngerti juga.......

Anonymous said...

10 Perintah Allah dibuat sebelum ada Yesus dan Muhammad. Sy jelaskan Yesus bukanlah Allah atau sebaliknya, krn Yesus tidak pernah mengatakan dia Allah. Yesus merupakan cerminan dari Allah sendiri yang mau berkorban untuk menebus dosa manusia. Saya sangat menyakini akan nilai dari pengorbanan yg bisa membawa manusia ke Surga. Sy percaya dalam ajaran Islam mempercayai hal itu, kasus seperti menghakimi agama lain jelek, kafir dll seharusnya tidak ada dalam ajaran Islam. Ingat Allah menciptakan manusia sebelum agama muncul di dunia. Agama ada karena manusia cenderung mencari pembenaran-pembenaran yg mereka anggap benar padahal blm tentu benar bagi Allah. Kembali ke 10 Perintah Allah merupakan benar2 ditulis oleh Allah (Allah orang Yahudi, Kristen dan Islam) jadi tolong yang mengaku dirinya ber-agama tolong camkan dan renungkan 10 perintah Allah tersebut sebelum menghakimi agama apapun di dunia ini. Salam Damai

Ingat Allah adalah Pencipta
Yesus adalah Penyelamat/Penebus
Dan Roh Kudus (Malaikat) adalah Pelindung

Tuhan memberkati Amin

Anonymous said...

Sebagai orang Kristen protestan, kami TIDAK menyembah patung apapun. Katolik memiliki patung Bunda Maria. Kami Protestan tidak ada patung satupun.

Anonymous said...

Yesus tidak pernah berkata dia Allah, tetapi Perlakuan dan perkataanNya mencerminkan dan menggambarkan Allah. Toh klo Dia ngmg Dia Allah, orang apakah lgsung percaya? Dia melakukan (action) dan bukan hanya sekedar berkata kata. Jadi kalau orang liat, bisa mengakui Dia memang Allah. Bukan cuman orang yang mengaku2 dia Allah. Dia sendiri bilang tidak ada yang bisa datang kepada Bapa kecuali lewat Dia. Jadi dengan Yesus, kita PASTI selamat, bukan SEMOGA selamat.

Anonymous said...

Maaf sblum ny mungkin sya sdkit berpndpat ttg mkna perkataan yesus dan mkna luas dri beberapa 10 prntah Allah..jangan ada padamu allah lain dihadapanKu” (Kel20:3) mnurut saya,brdasarkan pngartian dri kalimatny yg brrti: bagai manapun,seperti appun sikap patuh ,kasih sayang,cinta n berterima kasih kpda juru selmat (yesus) atau para roh kudus tidak dapat di panggil,disebut,dinamakan atau di umpamakan sebagai Allah..karna sdah jlas di printah itu...brrti hanya ada 1 yg dsbut Allah (TUHAN)..dan Allah sngat pncmburu dngan spa yg memnggil spapun n appun dngan sbutan Allah (Tuhan)....mungkin doanya bisa dirubah dngn contoh : wahai Yesus juru slmat ,sya mminta kpdamu untuk mnjdikan sya sbgai umatmu yg mmpunyai keyakinan n kecintaan yg tiada tara kepada Allah..

Anonymous said...

“jangan ada padamu allah lain dihadapanKu” (Kel20:3) sudah jelas jelas Allah itu satu, msh mencari pembenaran lagi yg tidak masuk akal

Anonymous said...

Menurut sy anda yg goblok sdh jelas2x tdk boleh membuat patung menyerupai apapun..ngk mikir ya kamu klo nhk boleh ya ngk boleh...itu yg bilang ngk boleh itu tuhan loh...sang pencipta kamu dan seisinya....masa ngk ngerti jg sih...biar bwt perantara ya tetap aja klo kata tuhan ngk boleh ya ngk boleh....salah satunya bisa menyebabkan musyrik krn menyembah selain dari pada tuhan klo dikamu namanya bapa allah yaa

hermawan sulistyo said...

Iyaa saya setuju dgn dengan anda...
dlm hukum yg ke-2 sudah sangat jelas bahwa jangan menyembah ke pada patung apapun itu dan dengan tujuan apapun (yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya,) ini sudah jelas di larang sekali...kami umat protestan dan Pantekosta tidak sedikitpun meletakkan patung di tmpat ibadah kami...dan mohon di bantu jelaskan mengapa hukum ke-2 versi katolik kata PATUNG dihilangkan...??? Mengapa....??? Ini menjadi suatu pertanyaan yg saya pikirkan sejak lama...NOTE : jangan samakan kata patung dan kata berhala di hukum ke-1...saya yakin anda akan menjawab bahwa kata PATUNG tidak di hilangkan sebab sudah include di hukum ke-1 dgn kata BERHALA...skali lagi mohon bedakan kata berhala dengan patung...berhala bisa apapun...namun patung yaa hanya patung...patung Yesus patung Bunda Maria dan patung apalah...mohon di jawab kenapa Hukum ke-2 versi katolik tidak ada...???

eryos tira said...

Penggunaan patung bkn lah hal yg mesti di perdebatkan. Tapi Iman seseorng. Kepada siapa dia memuja. Kpda siapa dia berdoa. Kepada siapa dia percaya. Ibarat foto mama n papa yg sdh meninggal, lalu di pajang. Fungsinya hanya untuk mengingatkan apa2 yg telah di perbuat semasa hidupnya. Ada greja yg menggunakan, ada juga yg tdk. Karna hal tersebut memang tdk di haruskan. Oh iyah, klu tdk salah, islam juga punya hiasan misal, lambang bulan sabit dan bintang, dan masih banyak yg lain. Itu hanya simbolik, yg salah itu adalah klo kita memuja bendanya. Bkn iman kepada sang pencipta. Paham??

eryos tira said...

Benar Allah itu Esa. Tapi ingatlah, karna Allah itu juga maha kuasa. Dapat menjadi apapun yg diluar dari logika manusia. Sedangkan pemahaman kita berbeda beda. Jika anda beragama islam, tolong pelajari kitab kristen sang pengikut kristus, di dlm ajaran perjanjian lama, awal penciptaan langit dan bumi beserta manusia, Tuhan menyebutkan kata KITA. Kata tersebut silahkan lebih di pahami dan di dalami maknanya. Akal manusia secara logika memang susah untuk menerima konsep Allah sebagai TriTunggal.

eryos tira said...

Ketahui lah, pemberian nama tersebut bkn berasal dari manusia biasa. Yesus kristus juga tdk sama dgn nabi2 yg sering disebutkan. Pelajari setiap kitab, dan temukan kata bahwa yesus kristus itau isa almasih adalah yg terkemuka di dunia dan di akhirat. Lalu dalami maknanya.

eryos tira said...

Malaikat tdk bisa dikatakan roh kudus. Hanya 1 pribadi yg bisa dikatakan roh kudus, yg artinya benar2 kudus. Karna malaikat juga tdk semuanya melindungi. Jika anda bingung, silahkan buka kisah Lucifer. Semoga bermanfaat

eryos tira said...

Sudah-sudah, jgn kasar cuma karna pemahaman yg saling berbeda. Manusia mengabadikan momen dgn cara yg berbeda beda. Yg terpenting adalah kepada siapa iman mu percaya. Patung sama aja dgn foto. Skrng coba deh mikir buat apa mesti ada foto? Fungsinya untuk mengenang. Bkn untuk disembah. Jgn salah artikan. Orng kristen pengikut kristus sejati itu berdoa tutup mata, agar tdk terfokus ke arah lain dan agar kalian yg non kristen bisa lihat klo pengikut kristus tdk menyembah berhala, patung, atau slib atau gambar lain hanya hiasan untuk mengenang sang kristus penebua dosa. Diletakkan dmn aja ga masalah. Yg terpenting Iman tiap anak2 nya

eryos tira said...

Hehehhe, coba deh kpn2 kalian yg non kristen lihat kristen ibadah. Mereka tdk menyembah ke arah patung bro. Tapi malah mereka tutup mata dan mengimani Tuhan Allah. Klo kalian berkata seperti itu, sy juga bisa blng kalian juga islam menyembah berhala, toh sholatnya harus ke arah ka'bah, mank di sana ada Tuhan yah?? Tapi sy yakin kalian juga punya pendapat sendiri tentang itukan?? Yah jadi ini hanya cara kita yg berbeda. Tapi Iman kita sama, memuja sang pencipta, Bapa diatas segala Bapa.

Benny Osepta said...

Loh bukannya di perintah kedua dibilang jgan bikin patung ya?

Benny Osepta said...

Perintah kedua : “jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi.

Benny Osepta said...

Wow kok org kristen bisa berbeda pendapat tentang tuhannya y?

Anonymous said...

Ummm
Apa mata manusia sanggup melihat Allah ya?
Kuasa Allah itu sangat besar
Sekarang coba lihat ke arah matahari secara langsung di siang yg terik apa anda sanggup?
Ga sanggup kn?
Itu baru salah satu ciptaan Allah S.W.T
Nah bagaimana dengan Allah? Apa kalian merasa sanggup untuk melihatnya? Sedangkan Dia mempunyai kuasa yg jauh lebih besar

Benny Osepta said...

Perintah kedua : “jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi.

Disitu dijelaskan jangan buat patung, berarti membuat saja ga boleh kan?
Terlepas dari disembah atau tidak berarti kn tetap ga boleh, ya kn?

KOMUNITAS WARGA KRISTEN said...

untuk diskusi, bukan untuk pembenaran, tetapi menyelami apa yg dilakukan pemeluk Agama lain, supaya kita tidak memaksakan kehendak apa yang kita yakini ke pada keyakinan orang lain

KENAPA HINDU DAN BUDHA MENYEMBAH PATUNG ?
percakapan ini dibuat oleh pemeluk agama buda dan hindu

Slim : Bro…ngapain kemarin aku lihat kamu sembahyang di depan patung ?
Sindu : Ya sembahyang pada Tuhan bro?
Slim : Bener Tuhan mu kaya patung itu ?
Sindu : ha ha ha…itu symbol Tuhan Bro. Setiap symbol pasti mengandung makna. Dan pasti ada unusr seni disana. Unsur seni menimbulkan kedamaian.
Slim : Kenapa Tuhan kamu bisa berwujud ini dan itu ? kalau di keyakinanku itu namanya Berhala. Artinya menyembah selain Tuhan yang aku sembah disebut dengan Berhala dan itu Musyrik. Hukumnya haram, nanti kamu bisa masuk neraka.
Sindu : ha ha ha… Manusia itu menggemari symbol bro…Bendera merah putih yang ada di depan rumahmu , apa hanya sekedar selembar kain berwarna ? emang kamu berani menginjak-injak kain tersebut ?
Slim : Ya enggak lah. masak aku nginjek symbol Negara yang aku cintai. Emang Tuhan bisa disimbolkan ?
Sindu : ne ada kertas putih kosong. Sekarang aku buat aksara atau tulisan nama Tuhan kamu. Nah sekarang beranikah kamu menginjaknya ?
Slim : wekkk,,,ya enggak lah. Nanti aku kena azab…
Sindu : Gini Bro,,,Hindu menyadari kecerdasan orang tidak sama. Jika mengajari anak TK berhitung, diperlukan lidi, batu,jari tangan dan alat bantu lainnya. Beda dengan mengajari Mahasiswa yang mungkin sudah tidak memerlukan alat bantu. Begitu juga dalam agamaku. Simbol dalam wujud patung diperlukan bagi para pemula dan tidak diperlukan lagi bagi yang sudah level lebih tinggi.
Slim : Kalau dalam keyakinanku itu larangan keras …tidak diperkenankan.
Sindu : Bahan untuk membuat patung seperti kayu, pasir, dan batu adalah ciptaan

Tuhan. Masak sekarang Tuhan cemburu ama ciptaanNya sendiri. Emang ada Tuhan cemburu kaya gitu ?
Slim : Apa bisa Tuhan masuk dalam patung ? Sindu : Karena Tuhan maha kuasa dan maha berkehendak, apa sulitnya Tuhan masuk ke dalam benda ciptaan manusia ? Kalau Tuhan tidak bisa masuk ke dalam benda ciptaan manusia, berarti Tuhan kalah dong ama manusia ?
Slim : he he he ,,,,,Kenapa ada bentuk patung ini dan itu bro ?
Sindu : sampai saat ini belum ada wujud patung dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa, atau patung dari Brahman karena beliau sifatnya Acintya (tak terpikikan dan tak terwujud). Yang ada adalah patung dari sinar suci Tuhan/fungsi Tuhan yang disebut dengan Dewa.
Slim : kenapa harus menyembah Dewa ? kenapa tidak langsung Ida Sang Hyang Widhi aja mas bro ?
Sindu : mencapai yang tak terpikirkan sangat sulit bagi kita yang terbatas ini. Sehingga kita membutuhkan symbol dan makna dari fungsi Tuhan itu sendiri.
Slim : Apakah Dewa itu Tuhan/ Ida Sang Hyang Widhi juga ?
Sindu : Ya. aku bisa analogikan hal tersebut dengan Energi. Energi yang murni dan kosong tidak bisa diukur dengan rumus apapun. Kemudian Energi itu berubah menjadi energy listrik kemudian berubah lagi menjadi energy gerak atau berubah menjadi energy panas. Dengan perubahan tersebut, kemudian energy itu dapat kita ukur, lihat dan kita rasakan. Apakah perubahan2 itu bukan lagi disebut energy?
Slim : Ya aku mulai bisa pahami alurnya.
Sindu : ketika Tuhan mulai berfungsi sebagai pencipta ia disebut Brahma dan ketika mulai memelihara Ia disebut dengan Wisnu dan ketika mulai melebur Ia disebut dengan Siwa. MAnusia aja bisa punya banyak nama sesuai profesinya . Masak Tuhan yang tak terbatas kalah dengan manusia dan hanya punya satu nama ???
Slim : apakah ada bener wujud-wujud spt yang digambarkan dalam patung ?
Sindu : Patung Dewa –Dewi di India dan di Bali sangat berbeda bentuknya. Itu menandakan bahwa fungsi Tuhan yang disebut dengan Dewa berasal dari kata Div yang artinya sinar. Sinar inilah yang digambarkan sesuai dengan fungsi Beliau.
Slim : oke aku sudah mulai paham, ternyata pemahamanku akan symbol masih terlalu dangkal. Sampai jumpa. Nanti aku akan bertanya lagi.
Semoga bermanfaat..

Anonymous said...

Mnrt saya, dlm pengalaman pribadi..
akal pikiran, pemahaman ku sbg manusia akan maksud Tuhan Yesus sangatlah terbatas, aku tdk mampu menyelami isi hati BAPA ku..
Namun, aq sgt bersyukur dan bertrimakasih, Allah memberikan penolong bagiku yakni Roh Kudus unt memahami isi hati Tuhanku, melalui firman Allah.

Setiap kita akan memiliki pemahaman yg berbeda, dan itu akan terukur dr seberapa dekat kita dgn Tuhan shgga kita bs memahami maksud NYA..
Jgn mempermasalahkan soal patung2 di gereja Katolik, atau kaabah dlm islam, atau patung dewa dlm hindu dan budha..
krn pada akhirnya ini semua hanya antara kita pribadi dgn Tuhan.
Bukan manusia yg menilai, tp DIA yg terlebih tahu seberapa besar iman dan kepercayaan yg kita miliki akan DIA.

Boleh tdk percaya
Boleh percaya
Boleh menyangkal, memperdebatkan dll..
Namun pd akhirnya tetap semua ini antara kita pribadi masing2 dgn Tuhan, yg saat itu tiba, DIA akan bertanya seberapa besar engkau percaya padaKU? Masing2 kita memiliki jawaban yg berbeda... :-)

GBU all

Hamadi Hamadi said...

Skrng sya mau nanya buat tmn" kristiani, siapa sih teladan kalian?

Hamadi Hamadi said...

Skrng sya mau nanya buat tmn" kristiani, siapa sih teladan kalian?

KOMUNITAS WARGA KRISTEN said...

sdr Hamadi Hamadi,
didalam 1 Yohanes 2:6, dikatakan "Barangsiapa mengatakan, bahwa ia ada di dalam Dia, ia wajib hidup sama seperti Kristus telah hidup."
Artinya teladan hidup dan karakter Tuhan Yesus yang wajib kita tiru sebagai orang percaya.

Karakter yang harus diikuti dan ditiru adalah " Mengasihi ", sebagaimana Yesus telah menyerahkan nyawanya untuk penebusan umat manusia karena Dia begitu mengasihi manusia supaya tidak binasa dalam kekekalan neraka, melainkan peroleh hidup bersama Nya. Yohanes 3:16, "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Unknown said...

Apa komen tidak ada nilai murni kah ? Tidak ada belajar nilai murni kah membanding agama orang lain . Berasional dulu sebelum mengeluarkan kata kata tersebut .. siapa kamu mahu mempertikaikan siapa Yesus..siapa Allah ... kamu hanya manusia ciptaan nya saja tetapi berbeza agama ... tapi sama makan nasi . Setiap manusia mempunyai kepercayaan masing2 . Adakah kamu rasa cukup sempurna untuk mempersoal agama orang lain .maaf dan terima kasih

rangga said...

assalamualaikum.wr.wb
manusia jika engkau benar percaya pada tuhan allah...maka jgn lah kallian saling menyalahkan karna semua cipta an allah ...allah saja yg menciptakan tidak menyesall atau tidak mengkritik dg ciptaan .

Allan Petor said...

Bisakah kita tidak vanatik dengan kepercayaan kita masing2.

Aprian Bone said...

Rumus Hidup Sukses dati Tuhan Yesus,
MA + SB = HB & MMS
Manusia + Sifat Baik = Hidup Baik dan Mati Masuk Surga,
bukam manusia + Katholik, Protestan, Muslim, Hindu, budha, sama dengan hidup Baik dan Mati Masuk Surga, tapi Kalau MANUSIA AGAMA APAPUN HANYA DENGAN SIFAT BAIK maka HIDUP BAIK OTOMATIS, DAN SURGA ITU URUSAN TUHAN, COBA LIHAT KALAU ORANG SIFAT BURUK EMANG ADA YANG SUKA, OTOMATIS TIDAK DI SUKAI,
Jadi Yesus adalah Guru Hidup, bukan Guru Agama, kalau Guru agama terlalu banyak, karena Dia mengajar tentang ilmu Hidup, bukan Ilmu Agama, tetapi pengikut2NYA menyebutNYA sebagai Tuhan,
(tapi kalau pengikutnya Sifat Buruk ya Hidup Buruk dan Mati masuk Neraka)
BENAR atau BENAR?

Aprian Bone said...

Untuk Hidup Baik Perbaikilah Perasaan Anda Tentang Hidup,

By Un Muti - NTT, Nanti Tuhan Tunjukan Kebenarannya

Kristin Chi Chi Lestari said...

Kami bukan berasal dari kalian, kalian bukan berasal dari kami, jika kalian ingin mengkritik kami para umat kristiani silahkan :)
Tapi pertanyakan ini pada anda pribadi "APAKAH ANDA SUDAH SEMPURNA DALAM AGAMA ANDA SEHINGGA ANDA BISA MENGKRITIK AGAMA KAMI? DAN ADAKAH HUKUM AGAMA KALIAN UNTUK MENGAJARKAN MENCELA AGAMA LAIN DAN BUKAN UNTUK MENGHORMATINYA?"
Trimakasih semoga hari kalian bahagia :)

Anonymous said...

sudahlah mas mas, mbak mbak...gak usah berdebat lagi siapa yang paling benar. Masing2 punya pendapat yang berbeda yang diyakini kebenarannya. Biarkan suatu kaum beribadah menurut kepercayaan agamanya.Toh itu tidak merugikan atau mengganggu orang lain.Yg penting bisa saling menghormati perbedaaan itu. Pegang aja prinsip "Untukmu agamamu" dan "untukku agamaku"...peace!!!

Fitriati Djuru said...

Kalo Memang Orang Kristen Itu Pengikut Yesus Yang Sejati Kenapa Yesus Disunat Kalian Nggak? Kami Muslim Sebelum Masa Balik Kami Wajib Sunat. Yang Kedua : Yesus Mati Di Kafani. Muslim Mati Di Kafani. Nah.... Kalian Kristen Mati Kok Masuk Peti.????? Yang Ketiga : Dalam Bible Mengatakan Wanita Yang Membiarkan Rambutnya Terurai ( Tidak Menutupi Rambutnya / Tidak Berkerudung ) Cukur Kepalanya Sampai Botak. Kami Muslim Menggunakan Jilbab. Kalian???? Yang Keempat : Dalam Bible Melarang Makan Babi Bahkan Bangkainya Saja Haram Untuk Kalian Sentuh. Muslim Mengikutinya Tapi Kalian Malah Menghianati Yesus.
Masih Banyak Yang Ingin Saya Tanyakan Namun Jawab Dulu Siapa Pengikut Yesus Yang Sejati.

KOMUNITAS WARGA KRISTEN said...

saudara fitriati :

soal BABI
Tanggapan:
Soal haramnya makanan tertentu adalah budaya & aturan agama Yahudi (ayat aturan yang anda ambil pun dari Kitab Imamat yang termasuk Taurat Yahudi). Yesus & Petrus adalah orang Yahudi, karenanya sudah tentu terbiasa dengan ajaran2 Yahudi.
Btw, tentang Petrus anda hanya mengutip 1 ayat saja, seharusnya keseluruhan kisahnya adalah

(Kisah Para Rasul 10 : 11-16)
(11) Tampak olehnya langit terbuka dan turunlah suatu benda berbentuk kain lebar yang bergantung pada keempat sudutnya, yang diturunkan ke tanah. (12) Di dalamnya terdapat pelbagai jenis binatang berkaki empat, binatang menjalar dan burung. (13) Kedengaranlah olehnya suatu suara yang berkata: “Bangunlah, hai Petrus, sembelihlah dan makanlah!” (14) Tetapi Petrus menjawab: “Tidak, Tuhan, tidak, sebab aku belum pernah makan sesuatu yang haram dan yang tidak tahir.” (15) Kedengaran pula untuk kedua kalinya suara yang berkata kepadanya: “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.” (16) Hal ini terjadi sampai tiga kali dan segera sesudah itu terangkatlah benda itu ke langit.

KOMUNITAS WARGA KRISTEN said...

SUNAT :

Soal sunat silahkan cari di Perjanjian Baru (masuk aja ke Alkitab online trus cari kata “sunat” {Roma Bab 2,3 & 4) Kalo anda serius ingin tahu tentu anda mau mencari. Anda akan menemukan bahwa sunat atau tidak sunat itu tidak terlalu penting. Ini seirama dengan Ajaran2 Yesus yang terkadang melanggar aturan2 Yahudi & lebih mengutamakan pada sikap hati manusia.

Unknown said...

saya mengakui kepercayaan saudara-saudari, tapi mnurut saya Agama merupakan salah satu Partai. jangan coba-coba meremehkan agama lain, seandainya ada adalah sala satu orang yang percaya akan Tuhan,saya mengakui kepercayaan saudara/i tapi Dimana iman-mu ????

Floriano Isac said...

APAKAH ANDA SUDAH SEMPURNA DALAM AGAMA ANDA SEHINGGA ANDA BISA MENGKRITIK AGAMA LAIN ? SAUDARA KAMU SADAR ATAU TIDAK HARI DEMI HARI KAMU MENCIUM TANA ITU ARTINYA APA ? JADI SAMA ??

I Wayan Parwata said...

Jgn membuat patung, maksudnya apa ya ?

I Wayan Parwata said...

Apa maksudnya buatlah patung ya ?

I Wayan Parwata said...

Inilah ajaran yang disampaikan oleh Yesus sebagai utusan Allah. Yesus tak pernah menghapus dan membatalkan hukum taurat.


Matius 5:17  Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.
Hukum Taurat tetap berlaku hingga hari kiamat. 

Matius 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

 Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Yesus juga berpesan bahwa syarat masuk surga adalah menjalani agama secara taat dengan menjalankan hukum taurat.

 Matius 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Mari kita tanyakan, apakah agama kristen dan katolik tetap memelihara hukum taurat ? TERNYATA TIDAK. Agama kristen dan katolik jelas sekali menolak berlakunya hukum taurat. Kita perlu mengakui bahwa agama katolik n kristen bukanlah berasal dari Allah, melainkan agama buatan Paulus orang Farisi yang mengangkat drinya menjadi rasul.

Kedatangan penyesat yang membatalkan taurat n mendirikan agama baru sudah dinubuatkan oleh yesus. karena itu yesus mengingatkan bahwa hukum taurat itu tak boleh dibatalkan.
Yesus bahkan mengancam semua pengajar, penyesat dan rasul palsu yang menolak n membatalkan hukum taurat n menggantinya dengan ajaran manusia. inilah ancaman yesus.

Matius 5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

KOMUNITAS WARGA KRISTEN said...

Sdr. I Wayan parwata :

Supaya memudahkan untuk di pahami , disini coba diberikan beberapah contoh :

** ada perintah sepersepuluh penghasilan untuk Tuhan, tapi Yesus mengajarkan mempersembahkan seluruh hidup untuk Tuhan.
apakah ajaran baru ini menghilangkan ajaran sebelumnya atau melengkapi ?
jika ajaran lama dipakai bukankah berarti ajaran baru enggak ada gunanya ? (Galatia 5:2)

** ada perintah membuat kemah suci atau bait Allah di dalamnya ada gulungan kitab suci, ada meja persembahan dll,… lalu Yesus datang menjelaskan bahwa tubuhmu adalah bait Allah dan firman Tuhan tertulis dalam hati dan pikiran dan diperintahkan untuk mempersembahkan diri kepada Tuhan dengan segalah jiwa,pikiran dan kekuatan….
Kalau ajaran itu sudah disingkap ngapain kita mengikuti ajaran yang termaterai ?.

** ajaran perang perjanjian lama tentang peperangan disingkap dengan perang melawan roh jahat (Efesus 6:12).
Kalau perintah itu sudah disingkap ngapain kita mengikuti perintah yang belum disingkap ?.

Jadi kesimpulannya seperti kata rasul Paulus :
ADAKAH KAMI MEMBATALKAN HUKUM TAURAT KARENA IMAN KEPADA YESUS KRISTUS ?, SAMA SEKALI TIDAK !, SEBALIKNYA KAMI MENEGUHKANNYA. (Roma 3:31).

KOMUNITAS WARGA KRISTEN said...

sdr I wayan parwata

Apa yang dilakukan Yesus dengan Hukum Musa? Ia sepenuhnya menggenapinya dengan cara yang tidak bisa dilakukan orang lain. Ia tetap rendah hati dan mencukupkan diri dengan apa yang ada. Ia tidak mengijinkan uang menguasai diri-Nya. Ia senantiasa memuliakan Bapa-Nya. Yesus menyebutkan nama Bapa yang agung lebih dari 186 kali. Kasih dari Bapa dan kasih dari sang Anaksudah diteguhkan dalam kesatuan sebagaimana yang dikatakan Yesus, “Aku dan Bapa adalah satu. Bapa di dalam Aku, dan Aku di dalam Bapa.” Kasih dan kekudusan Bapa berinkarnasi di dalam Yesus yang mengatakan, “Barangsiapa sudah melihat Aku sudah melihat bapa.”

Yesus mengasihi dan taat kepada ibu-Nya setiap waktu Ia bersama dengannya, sebagaimana yang dijelaskan di dalam Al-Quran dalam Surat Maryam 19:32.

Yesus mengasihi musuh-musuh-Nya dan tidak memfitnah mereka namun menyatakan kebenaran tentang mereka. Ia tidak kawin seperti Daud atau Muhammad. Ia makan bersama dengan orang-orang berdosa dan para pemungut cukai dan membawa mereka kepada pertobatan. Ia tidak memiliki kuda,dan Ia harus meminta sahabat-Nya meminjamkan kepada-Nya seekor keledai ketika Ia memasuki Yerusalem. Ia menjalani kehidupan yang tanpa dosa, yang sudi di dalam perkataan dan perbuatan. Tidak ada dusta, hawa nafsu, keinginan atau motivasi yang tersembunyi yang pernah mencemarkan kekudusan dan kesempurnaan Yesus. Ia tetap tidak berdosa, mengasihi musuh-musuh-Nya dan semua manusia sehingga Ia menjadikan diri-Nya setara dengan mereka. Ia tahu bahwa Ia akan memberikan hidup-Nya sebagai tebusan bagi banyak orang. Kematian-Nya sebagai tegusan bagi semua orang berdosa berarti penggenapan akhir dari hukum Taurat, “Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya” (Yohanes 15:13).

Yesus dilahirkan dari Roh Kudus Allah, untuk menggenapkan seluruh tuntutan hukum Taurat bagi semua manusia. Ia menanggung segala dosa, dan karena itu Yesus menjadi korban bagi hukum Taurat sebagaimana yang dituliskan Paulus, “Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya” (Roma 10:4). Hukum Taurat tidak menuduh mereka yang sudah ditebus oleh kematian-Nya sebagai pengganti, karena mereka sudah dibebaskan dari ikatan hukum Taurat. Mereka sudah mati bersama dengan Dia bagi hukum Taurat. Sekarang, kalau sang Anak memerdekakan seseorang, Ia sungguh-sungguh merdeka dan murka dari Allah yang kudus tidak menimpa mereka. Para pengikut-Nya sudah dibenarkan dan akan melalui penghakiman yang luar biasa di hari akhir dengan tidak bersalah. Hanya dengan satu korban Kristus sudah menyempurnakan orang-orang yang dikuduskan-Nya.

Mereka yang menolak Kristus akan berdiri di hadapan-Nya pada hari penghakiman dan mengatakan kepada gunung, “Runtuhlah menimpa kami dan sembunyikanlah kami terhadap Dia, yang duduk di atas takhta dan terhadap murka Anak Domba itu.” (Wahyu 6:16; Lukas 23:30). Barangsiapa menolak pembenaran dari Anak Domba Allah akan tetap berada di bawah hukum Taurat dan akan dihakimi oleh hukum Taurat.

Bahkan Muhammad tidak bisa memberikan jaminan apapun tentang masuk surga bagi dirinya sendiri dan bagi para pengikutnya, tetapi ia merasakan penghakiman murka Alah saat ia mengakui bahwa semua orang Muslim harus masuk neraka dan menghabiskan beberapa waktu tertentu di dalam api yang membara, berdasarkan perbuatan baiknya (Sura Maryam 19:71). Tidak ada pengharapan keselamatan bagi orang Muslim, karena pengharapan mereka dibangun di atas hukum Taurat dan tidak seorangpun yang bisa mentaatinya dengan sempurna. Yesus masih mengatakan, “Barangsiapa percaya kepada Anak, ia beroleh hidup yang kekal, tetapi barangsiapa tidak taat kepada Anak, ia tidak akan melihat hidup, melainkan murka Allah tetap ada di atasnya” (Yohanes 3:36).

Dikin Tanchap said...

Tuhan mu ya Tuhan mu,,Tuhan ku ya Tuhan ku... perbedaan jgn jd perpecahan... toletansilah dlm beragama.. karna di islam tidak diperbolehkan membeda2kan..

Jeisa Raja Tarigan said...

Membuat patung itu boleh
Namun pada jaman dahulu patung dibuat untuk disembah
Inilah yg disebut dengan perubahan makna dalam bahasa

ervin godsign said...

setelah membaca coment entah dari kirsten atau agama lain...
jika suatu kitab memunculkan sesuatu seperti sesuatu yg ganjal ??? apakah itu disebut firman tuhan ???
yohanes 8 :32 "carilah kebenaran dan kebenaran akan membebaskanmu"
kalian manusia di beri akal dan fikiran....pelajari,amati,teliti secara logis kitab kitab...mana yg lebih rasional dan logis yg tak ada ambigu didalam nya.....

Muhammad Sebastian said...

@Komunitas Warga Kristen
yang anda baca di Surah Maryam 19 : 71 hanya bagian kecil dari ayatnya . jangan setengahsetengah bacanya .

btw, kami gak menghakimi agama lain, cuman kami membenarkan kalian dari jalan yang salah

Anonymous said...

The biggest communication problem is we do not listen to understand. We listen to argue.

baguzadi pradana said...

Shalom. yg anda yakini dan ikuti bible ATAU greja? greja adalah tempat ibadah untuk lebih mengenal Tuhan yang Esa maka saya setuju, tetapi jika anda ragu dengan greja karena presfektif fikiran dll MAKA kembalilah ke bible, karena bible firman Tuhan yg tak terbantahkan. Jika anda ingin mengenal suatu agama, pahami kitab suciNYA. kalau anda merasa ada sesuatu yg ambigu dalam BIBLE maka diskusikan lah dengan beberapa orang yg menurut anda ahli di bidang tsb, buat lah perbandingan dari pendapat mereka, jika anda masih ragu juga berdoalah sebanyak2nya kpd Tuhan yang Esa sehingga kasih Tuhan datang kpd anda. thx

Jimmy Siringo said...

Teladan umat Kristen adlh Yesus..yg penuh Kasih,,siapa sih yg mau mengasihi musuhnya?tp Yesua sanggup memberi teladan utk mengasihi musuh/org yg menganiaya kita.malahan mendoakan org yg sudah jahat sama kita.thanks
KASIH YESUS SUNGGUH BESAR UNTUK UMAT MANUSIA.

Jimmy Siringo said...

Ooh itu adat istiadat bagi kaum yahudi.

Pengikut Yesus yang sejati itu dialah orng yg mau menderita demi kebenaran,demi Yesus.yg percaya kpd Yesus bahwa Yesus rela mati untuk menyelamatkan dunia.

Anonymous said...

Pahami 10 perintah Tuhan dengan sederhana, jangan berbelit-belit karena saya yakin Tuhan tidak akan mengatakan kepada umatnya sesuatu yang tidak akan dimenegerti. Ingat, kitab suci adalah petunjuk kepada umatnya agar tidak tersesat.

Anonymous said...

10 Perintah Tuhan

1. “Akulah Tuhan, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan” (Keluaran 20 : 1)
“Akulah Tuhan, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan” (Keluaran 20 : 2)
2. “jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku Tuhan Allahmu adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku. Tetapi aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan berpegang pada perintah-perintahKu.” (Kel20:4-6).
3. “jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan” (Kel 20:7)
4. “Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat; enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu, atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari sabat dan menguduskannya” (kel 20:8-11)
5. “Hormatilah ayah dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang di berikan Tuhan Allahmu kepadamu” (kel 20:12)
6. “jangan membunuh” (kel 20:13)
7. “jangan berzinah” (Kel 20 : 14)
8. “Jangan mencuri” (Kel20:15)
9. “jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu” (Kel20:16)
10. “Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apa pun yang di punyai sesamamu” (Kel20:17)

Matius 5:17 Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Matius 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.


Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Matius 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Matius 5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Anonymous said...

10 Perintah Tuhan

1.“Akulah Tuhan, Allahmu, yang telah membawa engkau keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan” (Keluaran 20 : 1-2) “jangan ada padamu allah lain dihadapanKu” (Kel20:3)
2.“jangan membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas, atau yang ada dibumi dibawah, atau yang ada di dalam air dibawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku Tuhan Allahmu adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku. Tetapi aku menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang, yaitu mereka yang mengasihi Aku dan berpegang pada perintah-perintahKu.” (Kel20:4-6).
3.“jangan menyebut nama Tuhan Allahmu dengan sembarangan, sebab Tuhan akan memandang bersalah orang yang menyebut namaNya dengan sembarangan” (Kel 20:7)
4.“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat; enam hari lamanya engkau akan bekerja dan melakukan segala pekerjaanmu, tetapi hari ketujuh adalah hari Sabat Tuhan, Allahmu; maka jangan melakukan sesuatu pekerjaan, engkau atau anakmu laki-laki, atau anakmu perempuan, atau hambamu laki-laki, atau hambamu perempuan, atau hewanmu, atau orang asing yang di tempat kediamanmu. Sebab enam hari lamanya Tuhan menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya Tuhan memberkati hari sabat dan menguduskannya” (kel 20:8-11)
5.“Hormatilah ayah dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang di berikan Tuhan Allahmu kepadamu” (kel 20:12)
6.“jangan membunuh” (kel 20:13)
7.“jangan berzinah” (Kel 20 : 14)
8.“Jangan mencuri” (Kel20:15)
9.“jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu” (Kel20:16)
10.“Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki-laki, atau hambanya perempuan, atau lembunya, atau keledainya, atau apa pun yang di punyai sesamamu” (Kel20:17)

Matius 5:17 Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Matius 5:18 Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi.

Lukas 16:17 Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.

Matius 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Matius 5:19 Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga.

Anonymous said...

Syariat Kristen seharusnya sesuai dengan syariat pada Taurat. Menyembah hanya kepada Allah dan tiada ilah lain; tidak membuat patung; tidak melegalkan perzinaan; tidak makan babi; berkhitan pada hari ke delapan; memuliakan hari Sabtu, bukan Minggu; mengafani mayat saat meninggal; dan masih banyak syariat pada Taurat.

Kristen harusnya lebih patuh kepada Yesus (yang katanya sebagai Tuhan)daripada kepada Paulus yang menghilangkan hukum Taurat. Lebih tinggi mana kedudukan Yesus dengan Paulus? Jika Paulus dianggap sebagai rasul, apalah hak dia menabrak aturan Tuhannya.

Rasanya Kristen perlu merefress pemikirannya. Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Ingat, hidup di dunia adalah sementara, yang kekal adalah hidup di akhirat. Semoga bermanfaat.

Eyank jupri sasmita said...

diantara mereka saja berbeda pendapat, yg ktnya dgn yesus PASTI selamat ini Sombong, PASTI itu hanya Milik Allah apakah qt tahu keadaan qt esok hari? Siapa yg tahu kapan qt akan Mati ?

Eyank jupri sasmita said...

patuhilah apa yg diperintahkan oleh Allah, jangan Sombong sesuatu yg PASTI itu milik Allah. Siapa yg tahu kapan diri kita akan Mati?

Eyank jupri sasmita said...

Patuhilah perintah Allah, qt manusia diciptakan dgn akal dan pikiran.....akan Selamatlah Mereka yg berpikir.

Eyank jupri sasmita said...

Berdoalah qt manusia diciptakan dgn akal dan pikiriran....akan selamatlah bagi yg berpikir...Semoga mendapat petunjuk dari Allah.

Eyank jupri sasmita said...

Ini hari yg dikuduskan bagi umat Mulim...yo qt siap2 untuk Solat Jumat.

Eyank jupri sasmita said...

*Muslim

Anonymous said...

Dia datang bukan memanggil orang benar, melainkan orang berdosa!!!

Anonymous said...

dan Dia datang bukan untuk membawa damai melainkan pedang kepada orang yang tidak percaya

Anonymous said...

Masih adakah komentar dari ahli Injil? Kok nggak muncul? Apahak sudah KO?

Syaf Alfa said...

Markus 16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

Markus 14:62 Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit."

Di sebelah kanan adalah Yesus
Di sebelah kiri adalah Allah
Di sebelah ... adalah Roh Kudus

Bagaimana dengan konsep Trinitas?

Supaya Trinitas bisa dipahami seharusnya cerita itu berbunyi sebagai berikut:

Markus 16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu dia menjadi Allah.

Markus 14:62 Jawab Yesus: "Akulah Dia, dan kamu akan melihat Anak Manusia menjadi Yang Mahakuasa dan datang di tengah-tengah awan-awan di langit."

Edit sajalah, toh cerita Markus bukan kitab suci. Yang merupaka kitab suci adalah Injil yang diberitakan Yesus.

Eyank jupri sasmita said...

Asyahadu an laa illaaha illallaah Wa asyadu anna Muhammada rasuulullaah.

Eyank jupri sasmita said...

Al kafirun 1.Katakanlah: Hai orang kafir. 2.Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. 3.Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang aku sembah. 4.Dan aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. 5.Dan kamu tidak pernah pula menjadi penyembah Tuhan yang aku sembah. 6.Untuk mu agama mu, dan untuk ku lah agama ku.

Surya Nata said...

Salam sejahtra bagi teman-teman di mana saja berada.jikalau saudara seiman memiliki buku-buku rohani, majalah2, atau pun renungan harian yang tidak terpakai lagi tapi masi layak dibaca mungkin bisa di kirim ke alamat saya untuk taman bacaan kami dan menjadi berkat bagi kami ataupun bantuan lain silakan kirim ke: surya Nata.
alamat. jaln sei besitang No.8, tanah seribu.Bijai-selatan. Sumtra-Utara. Indonesia.20726>Tuhan memberkati

kaddeng said...

kami umat muslim beragama islam meyakini kitab2 terdahulu baik itu taurat, injil, begitupun rasul2 pembawa kitab suci tsb, pertanyaan yg muncul kenudian, mengapa (mohon maaaf) saudaraqw dari kristen tdk mengimani rasul pembawa kitab suci MUHAMMAD SAW??? bukankah berita akan kehadiran rasululla MUHAMMAD ada dalam kitab suci kristen (bible)? keselamatan semoga beserta kita semua. amin

Wisata tanpa Mahal said...

Berhala secara hurufiah adalah segala wujud patung. secara bahasa yang bermartabat adalah segala yang kita agungkan lebih dari ALLAH. Contoh mengasihi kekasih sampai lupa waktu. Bekerja tanpa ada waktu untuk Sang Pencipta. Menjadikan apa saja diatas kita mengimanin ALLAH itu berarti memiliki berhala.
Utk benarnya bisa ke ahli bahasa.

Selama kita masih status manusia dan berdosa. Tidak ada yang pantas untuk Sorga. DAn... beruntung Sorga tetap milik Sang Pencipta bukan milik agama apapun.
Kita semua berjuang melakukan kebaikkan. yakinkah tidak pernah ada niat jelek sedikitpun? mungkin baik untuk si A belum tentu si B. kita dibatasin ruang dan waktu. Kenapa selalu paling benar dan pemilik sorga?
Adakah keluarga , teman atau siapa saja dari agama apa saja yang pernah kembali dari kematian dan berkata Sorga 100% milik agama A B C.
kita sering di ajar jika menunjuk orang dengan 1 telunjuk 3 menunjuk pada kita. ini sudah reaksi alam.

Semua ingat seorang pelacur yang dihakimin. mungkin dia sudah membuat malu keluarga dan juga Tuhan. apakah dia diampuni karena perbuatan baiknya? atau karena belas kasih ALLAH.
kita hanya debu. kalau bukan karena kasih ALLAH yang besar kita hanya debu.
knapa selalu merasa paling benar, paling hebat.
Pernah terbayang saat kita berdebat ALLAH menangis.

Sama . saat kita sebagai anak berdebat orang tua menangis, bingung, atau reaksi apa saja

salam

Rio Glorio said...

Saya mau nanya,
hukum pertama kedua dan ketiga, adalah benar benar untuk Allah, benar benar mengesakan Allah, bagaimana korelasinya indikasi keesaan ini ada pada diri Yesus?

Kedua, sepanjang taurat dan injil, Apakah Allah hanya berfirman kepada bani Israel?

Ketiga, hari sabat itu sabtu atau minggu? Saya juga mohon penjelasannya.

Sebenernya agak banyak yang saya mau tanyakan, siapatau ada yang mau bantu jawab secara pribadi, id line saya rioglorio, atau email saya rioglo1992@gmail.com

Terima kasih

arse umbu said...

tentu aja kami umat kristen tdkk meyakini muh saw,krn di dlm bible sendri tdkn tercatat klu muh saw adalah nabi,,,,,
klu membg anda mengthui bible mencrtakan muh.saw sebgi nabi coba sebutkan slh stu ayat alkitb yg menybutkan bahwa muh saw adalh nabi

Masri Alam said...

Bro saya mau tanya apakah kamu sudah di sunnat kaya yesus di sunnat hari kedelapannya lahir
Bro apakah kamu makan babi?
Sedangkan makan babi di kitab kamu di larang bro
Saya hanya mengingat kan tentang ajaran yesus

Masri Alam said...

Bro kenapa kamu tidak ikut ajaran yesus di sunat kamu ikut ajaran paus
Bro di sunnat itu berguna sekali bagi kesehatan kamu bertanya saja sama dokter fungsinya sunnat oe sadar bro yesus saja di sunnat

Anonymous said...

Tuhan aku telah berdosa pada mlm disaat aku menulis komen ini, aku tahu Yesus juruselamat aku dan akuntahun Tuhan akn mengampuni dosa aku mlm ini, perbuatan aku ini diliar jangkaan aku apabila setan telaherasuk didlm hati dan akal waras aku hilang pertimbangan. aku nerdosa pada iateri aku juga. ini lah kali pertama aku berbuat sedemikian Tuhan. ampunlah dosa aku kerna aku Takut akan api neraka Mu Tuhan....ampunilah dosa aku Tuhan, aku berjanji aku tidak akn mengulanginya lagi....

Anonymous said...

JANGAN MEMBUAT PATUNG,jangan membuat patung,JANGAN MEMBUAT PATUNG.. Biar pun gk disembah itu patung.

Post a Comment

Berlangganan

FeedLangganan Artikel by Email ?

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan

Matius 11:28-30

TA'ALAU ILAYYA ya jami'al-mut'abina wats-tsaqilil-ahmal, wa Ana urihukum. Ihmilu niri 'alaikum wa ta'allamu minni, li-anni wadi'un wa mutawadhi'ul-qalb, fa-tajidu rahatan li-nufusikum. Li-anna niri hayyinun wa himli khafif ” (Matius 11:28-30) COME TO ME, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls. For my yoke is easy and my burden is light).” (Matius 11:28-30) MARILAH KEPADA-KU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan..” (Matius 11:28-30) Dào wǒ zhèlǐ lái, nǐ shuí shì láokǔ dān zhòngdàn de, wǒ jiù shǐ nǐmen dé ānxí. Jiù ná wǒ de è, nǐ xué wǒ, yīnwèi wǒ shì wēnróu qiānbēi de xīnzàng hé línghún huì fāxiàn xiūxí. Yīnwèi wǒ de è shì róngyì de, wǒ de dànzi shì qīng. Komt tot Mij, allen die vermoeid en belast zijt, en Ik zal u rust geven. Neem mijn juk op u en leert van Mij, want Ik ben zachtmoedig en nederig van hart en ziel rust vinden. Voor mijn juk is zacht en mijn last is licht. Matteüs 11: 28-30 He, para wong kang kesayahan lan kamomotan, padha mrenea, Aku bakal gawe ayemmu. Pasanganku padha tampanana ing pundhakmu lan padha nggegurua marang Aku, awit Aku iki alus lan lembah manah, satemah kowe bakal padha oleh ayeming nyawamu, Amargo pasanganKu iku kepenak lan momotanku iku entheng. Subete wa anata ga tsukareta to futan-shadeari, watashi wa anata ga yasuma sete ageyou, watashi ni kimasu. Anata ni watashi no ku-biki o toru to, watashi wa nokori no bubun o mitsukeru no kokoro to tamashī ni yasashiku, kenkyona omoi no tame ni, watashi kara manabimasu. Watashi no ku-biki wa oi yasuku, watashi no ni wa karuikaradesu. Hãy đến với tôi, tất cả các bạn những kẻ mệt mỏi và gánh nặng, Ta sẽ cho các ngươi được yên nghỉ. Hãy mang lấy ách của ta và học hỏi từ tôi, vì tôi hiền lành và khiêm nhường trong lòng và tâm hồn sẽ được nghỉ ngơi. Vì ách ta dễ chịu và gánh ta nhẹ nhàng.