1.SIMON PETRUS
Simon
Petrus nama aslinya adalah Simon. Kata Petrus ditambahkan kemudian oleh Tuhan
Yesus. Kata Petrus adalah terjemahan Yunani dari kata Kefa - bahasa Aram- yang
artinya batu padas, batu karang. Simon Petrus dilahirkan di Betasaida, Yohanes
1:44, Ayahnya bernama Yona atau Yunus / Yohanes, Matius 16:17, Yohanes 1:42,
21:15. Saudara kandungnya adalah Andreas. Matatius 10 : 2. Simon Petrus,
Yakobus dan Yohanes termasuk murid yang "terdekat" dengan Tuhan
Yesus, Markus 5 : 37, 9:2, 14 :33.
Dalam bahasa Yunani, Andreas artinya si pria. Saudara
kandungnya adalah Simon Petrus. Mereka berasal dari Betasida, Yohanes 1 :44.
Sebelum menjadi murid Tuhan Yesus, Andreas adalah murid Yohanes Pembaptis,
Yohanes 1:40. Andreas dan Simon Petrus term
asuk
murid-murid pertama yang dipanggil oleh Tuhan Yesus, Markus 1:16-18; Kis 1:13.
Yakobus
adalah seorang pemikir dan perencana, tidak suka bertindak secara terburu-buru.
Namun semua itu berubah 180 derajat saat emosi menguasainya. Sifatnya juga
sangat bertolak belakang dengan Adiknya Yohanes, Yakobus cenderung kasar hingga
dapat meninggalkan kesan tidak sopan. Tapi semua yang dilakukannya adalah
dengan sebuah alasan seperti untuk melindungi orang yang dikasihinya. Dia juga
seorang pembicara dan deklamator yang baik. Nama Yakobus, - Iakobos, adalah
bentuk Yunani dari kata bahasa Ibrani Ya'qov- berarti si pegang tumit, penipu.
Kemudian diberi makna baru yaitu, Tuhan melindungi. Yakobus dan adiknya
Yohanes, mereka adalah saudara sepupu dari Yesus, Yohanes 19: 25, orang tua
mereka adalah Zebedeus dan Salome, Matius 27:56, Markus 15:40. Sebelum menjadi
murid Tuhan Yesus, Yakobus dan Yohanes serta ayah mereka, bekerja sebagai
nelayan, Lukas 5:10-11. Ia bersama Yohanes dan juga Simon Petrus menjadi murid
paling dekat dengan Tuhan Yesus.
Perjumpaan
dengan Yesus yang bangkit merubah dirinya. Perjumpaan tersebut menjadikan
menghasilkan iman yang melenyapkan keragu-raguan dalam dirinya, membangkitkan
semangat hidupnya serta tekad kuat berkarya bagi kemuliaan dan Kerajaan Allah.
Hal itu nampak dari catatan Sejarah Gerejah oleh Eusebius pada abad ke IV:
Matius
adalah orang Galilea yang lahir di Kapernaum dengan nama Lewi, artinya
bersama-sama. Ayahnya bernama Alfeus, dan ibunya adalah Maria, yang bukan ibu
Yesus. Keluarganya adalah pemeluk Yudaisme - agama Yahudi - yang taat dan
fanatik. Dan merupakan orang-orang yang sangat nasionalis yang mempunyai
pengabdian yang tinggi kepada Tuhan, serta mencintai keberadaan mereka sebagai
orang Yahudi sejati. Walaupun mengecewakan orang tuanya, Matius bekerja sebagai
pemungut cukai - bahkan menjadi kepala kantor pajak atau bea cukai - yang
bekerja untuk pemerintah Romawi. Bekerja sebagai pemungut cukai sangat tidak
sukai oleh orang Yahudi, sehingga disamakan dengan orang-orang berdosa.
Tidak
ada penjelasan yang akurat yang menunjukkan alasan Tuhan Yesus memilih Yakobus
Anak Alfeus sebagai salah satu murid-Nya. Yakobus Anak Alfeus adalah orang yang
tidak pernah menonjolkan diri. Dari semua murid - murid- Nya, Yakobus Anak
Alfeus, yang tidak pernah menggelisahkan Tuhan Yesus. Ia tidak pernah kembali
pada kebiasaan buruknya, ragu-ragu atau mempunyai kesalah pengertian.
Alasan-alasan Tuhan Yesus memilih Yakobus Anak Alfeus sebagai murid, mungkin
karena:
§
mengutamakan karya Tuhan Allah di
didunia
Yudas
bentuk kata Yunani, yang diadaptasikan dari bahasa Ibrani, anak dari Simon
Iskariot, Yohanes 6: 71, 13: 26- artinya. Kariot, sebuah kota kecil, di Yudea.
Iskariot, artinya berasal dari. Jadi Yudas Iskariot adalah Yudas yang berasal
dari Kariot. Dalam daftar para murid, Yudas selalu disebutkan atau dicantumkan
paling akhir, karena ia mengkhianati Yesus, Matius 10: 4. Yudas mati bunuh
diri, setelah ia melihat penderitaan yang dialami Yesus akibat
pengkhianatannya.
Setelah menjadi murid Tuhan Yesus, Yudas bertugas sebagai pemegang kas keuangan, Yohanes 12:6,
13:29Yudas sebenarnya bukanlah seorang pengkhianat, dalam arti bahwa ia berusaha melaksanakan kematian Yesus. Ia sama dengan murid - murid yang lain, mereka menanti nanti didirikannya Kerajaan Messias oleh Tuhan Yesus. Ia semakin tidak sabar, ketika Tuhan Yesus dari hari ke hari menunda pendirian Kerajaan Mesias
Mungkin sekali Simon Petrus pindah dan tinggal serta bekerja
sebagai nelayan di Kapernaum. Di tempat ini, Simon Petrus dan Andreas, berjumpa
dengan Yesus, Markus 1:29; Lukas 4:38.
Simon Petrus adalah murid Tuhan Yesus yang paling banyak
mengungkapkan dirinya dari pada murid-murid lain. Simon Petrus memiliki sifat
alamiah yang amat menarik - ditambah anugerah rohani dan pendidikan yang ia
terima dari Tuhan Yesus - membuat banyak orang terpikat. Dalam berbicara dan
bertindak, Simon Petrus melakukan dengan satu cara yang khusus mengungkapkan
sifatnya. Ia tidak pernah meniru gaya dan kepribadian orang lain. Keaslian yang
dimilikinya merupakan salah satu modal dalam kepemimpinannya yang sejati. Ia
adalah seorang yang tidak berpikir dalam-dalam, berhati ramah, suka menurut
kata hati dan bertindak cepat, yang dikuasai oleh dorongan pada saat itu juga.
Hal-hal tersebut dapat dilihat dalam Alkitab, antara lain:
a) Mencoba
berjalan di atas air dan kemudian ragu-ragu untuk mendapati Tuhan Yesus
b) Ingin
mendirikan tiga kemah di atas Gunung waktu Tuhan Yesus dimuliakan di atas
gunung- agar Yesus, Musa, Elia dan dirinya tinggal di tempat itu.
c) Tidak
mau membiarkan Tuhan Yesus membasuh kakinya
d) Menyombongkan
kesetiaannya
e) Berani
membela Tuhan Yesus dengan padang, dan memotong salah satu prajurit -bernama
Malkhus- yang menangkap Tuhan Yesus di Getsemani
f) Mengabaikan
Yohanes yang ragu-ragu, dan dengan berani masuk ke dalam kuburan Yesus
g) Ketika
mengetahui Tuhan Yesus berdiri dipantai, ia menggenakan pakaiannya, lalu terjun
ke danau dan berenang ke tepi -karena tidak sabar menunggu perahu yang sarat
dengan ikan- untuk bertemu Yesus.
Setelah
kebangkitan Yesus, Ia(Yesus) menyatakan Diri-Nya secara khusus kepada Petrus.
Di samping itu, Tuhan Yesus membutuhkan waktu tersendiri memulihkan simon
Petrus. Pemulihan ini perlu karena Simon Petrus pernah menyangkal Tuhan Yesus,
Yoh 21:15-19. Pemulihan tersebut nyata dalam Surat 1 dan Petrus.
Perubahan besar dalam diri Simon Petrus terjadi ketika
Pentakosta. Ia berdiri mewakili para murid dan berkhotbah kepada orang-orang di
Yerusalem, Kisah Para Rasul 2:14-40. Petrus sering dianggap sebagai pemimpin
dalam kelompok Rasul karena kedekatannya dalam memperhatikan kebutuhan Yesus.
Hal ini juga karena Petrus menjadi pilihan Yesus untuk menjadi dasar gereja-Nya.
Pada perkembangan kemudian, Simon Petrus menjadi salah satu
pemimpin Gereja Mula-mula. Dalam kurun waktu yang cukup lama, Ia berperan
penting dalam perkembangan dan pertumbuhan
Jemaat atau Gereja Mula-mula. Sejarah dan juga tradisi Gereja menunjukkan bahwa
Simon Petrus melakukan pelayanan sampai masa tuanya sampai akhir hayatnya di
Roma.
Petrus di salib dengan kepala di bawah. “Satu-satunya kisah
yang dimiliki tentang kemartiran Petrus
berasal dari penulis Kristen awal, Hegesippus. Kisahnya mencakup penampakan
Kristus yang ajaib. Ketika Petrus sudah tua (Yohanes 21:18), Nero merencanakan
untuk menghukum mati Petrus. Ketika murid-rnurid mendengarnya, mereka memohon
kepada Petrus untuk melarikan diri dari kota itu [yang diyakini Roma] dan ia
melakukannya. Namun, ketika ia sampai di pintu gerbang kota, ia melihat Kristus
yang berjalan ke arahnya. Petrus menjatuhkan diri bertelut dan berkata, “Tuhan,
Engkau mau pergi ke mana?” Kristus menjawab, “Saya datang untuk disalibkan
lagi.” Melaluinya, Petrus tahu ini waktu untuk menderita dan mati bagi Yesus
dan memuliakan Allah (Yohanes 21:19). Jadi, ia kembali ke kota. Setelah
ditangkap dan dibawa ke tempat kemartiran. Menurut St. Jerome, ia meminta agar
disalibkan dengan posisi terbalik karena ia memandang dirinya tidak layak untuk
disalibkan dalam posisi yang sama dengan Tuhannya.
Di kota itu Roma ia menjadi Martir, dengan cara disalibkan
kepala ke bawah oleh Kaisar Nero, antara thn 64 - 67 M
2. Andreas
Andreas pertama kali dikenal sebagai murid Yohanes
Pembaptis. Hal ini menunjukkan bahwa ia sangat memperhatikan nilai-nilai
rohani. Ia menanggapi apa yang diajarkan oleh Yohanes Pembaptis tentang
pertobatan, Kerajaan Allah dan Penghakiman terakhir. Para Sinoptis - Matius,
Markus, Lukas - tidak menceritakan pertemuan pertama antara Andreas dan Tuhan
Yesus. Akan tetapi, Yohanes menghargai hal tersebut sebagai suatu kenangan yang
paling kudus.
Alkitab menunjukkan bahwa, ketika Yohanes Pembaptis menunjuk
bahwa Yesus sebagai Anak Domba Allah yang menanggung dosa manusia, Andreas dan
Yohanes berpaling untuk mengikut Dia. Pertemuan Andreas dengan Tuhan Yesus
begitu penting sehingga ia selalu memberitahukan kepada orang lain, tentang
siapa Yesus, dan membawanya kepada Dia. Membawa saudaranya sendiri Simon
Petrus, kepada Tuhan Yesus. " Andreas mula-mula bertemu Simon, saudaranya,
dan ia berkata kepadanya, " Kami telah menemukan Mesias, artinya Kristus
". Ia membawanya kepada Yesus, Yohanes 1:41 " Membawa orang-orang
Yunani yang menanyakan siapa Yesus kepada Tuhan Yesus, Markus 13:3 Membawa
seorang anak laki-laki yang mempunyai roti jelai dan ikan kepada Tuhan Yesus,
sehingga Ia dapat memberi makan 5000 orang lebih, Yoh 6:8-9
Andreas bukan saja pengikut Kristus yang pertama, ia juga
pekerja Kristen yang pertama, dialah yang pertama-tama membawa orang lain
kepada Tuhan Yesus. Adreaslah yang menyampaikan kepada orang lain mengenai
Kristus, dan kemudian membawanya kepada-Nya, bandingkan . Yohanes 1 : 42,
12:21, 22 . Sejarah dan juga tradisi Gereja mula mula mencatat bahwa, Andreas
memberitakan Injil sampai di Rusia Selatan dan Semenanjung Balkan. Andreas mati
dengan cara disalibkan di Akhaya - Patras - Yunani. Andreas juga dihubungkan
dengan Kitab Apokrifa : Acta Andreas.
Andreas mati di salib seperti Petrus, tetapi dengan salib
berbentuk X. Dia memberitakan Injil
kepada banyak bangsa Asia dan menjadi martir di Edessa dengan disalibkan pada
kayu salib berbentuk X, yang kemudian dikenal sebagai Salib Santo Andreas.
Sebelum meninggal, ia di siksa dengan hukum cambuk oleh tujuh tentara dan
diikat di salib. Dengan cara demikian mereka bisa memperpanjang masa sakit dan
masa siksaannya. Seorang pengikut Andreas yg turut menyaksikan hukuman Andreas
menceritakan perkataan yang telah di ucapkan oleh Andreas sebelum meninggal
dunia : “Ternyata keinginan dan cita-cita saya bisa terkabul, dimana saya bisa
turut merasakan saat-saat disiksa dan disalib seperti YESUS”. Bahkan pada saat
ia disiksapun tiada henti-hentinya ia berkhotbah terus, dua hari sebelum
ajalnya tiba. Berkhotbah sambil dihukum cambuk.
3. YAKOBUS ANAK ZEBEDEUS
Yakobus termasuk murid Tuhan Yesus yang sangat bersemangat
dan ambisius. Bersama Yohanes, mereka berani mengungkapkan pikiran yang
cenderung mengabaikan dan merendahkan orang lain di sekitarnya -sehingga diberi
gelar anak-anak guruh atau Boanerges hadapan Tuhan Yesus, antara lain:
a)
duduk di sisi Yesus, jika kelak
memerintah sebagai raja, Markus 10:35-45
b)
meminta izin kepada Yesus, agar mereka
menyuruh api turun dari langit, Lukas 9:51-56
Yakobus - juga Simon Petrus dan Yohanes menjadi saksi penting dalam pelayanan Tuhan
Yesus, antara lain : ketika kebangkitan anak Yairus, Yesus dimuliakan dan
perubahan wajah Yesus di atas bukit, menjelang kematian Yesus di salib
Rasul Yakobus adalah murid yang pertama dipanggil YESUS, ia
dipenggal kepalanya di Yerussalem. Ia
adalah rasul pertama yang menjadi martir dari antara 12 rasul (Kisah Para Rasul
12:2). Ia dihukum mati sekitar tahun 44 M atas perintah Raja Herodes Agrippa I
dari Yudea. Kemartirannya menjadi penggenapan dari hal yang diramalkan Yesus
tentang ia dan saudaranya Yohanes
(Markus 10:39).
Penulis terkenal, Clemens Alexandrinus, menulis bahwa ketika
Yakobus dibawa menuju tempat eksekusinya, keberaniannya yang luar biasa
menimbulkan kesan yang mendalam pada satu orang yang menangkapnya sehingga ia
jatuh bertelut di depan rasul itu, meminta ampun kepadanya, dan mengaku bahwa
ia adalah orang Kristen juga. Ia berkata bahwa Yakobus jangan mati sendiri
akibatnya mereka berdua dipenggal kepalanya.
4. YOHANES ANAK ZEBEDEUS
Yohanes - Yunani, Ioanes, dari kata Ibrani, Yeho - nah,
Yohanan : secara harfiah berarti Burung Merpati adalah nama yang umum pada masa
Perjanjian Baru. Yohanes artinya, YHWH memberikan karunia, TUHAN Allah adalah
berkat artau Berkat dari TUHAN Allah. Keluarga Zebedeus berasal dari Galilea
termasuk keluarga yang cukup kaya dan terpandang. Ia memiliki armada kapal dan
beberapa asisten yang menolongnya dalam bisnis perikanan, Markus 1:19 - 20.
Yohanes adalah anak bungsu dari pasangan Zebedeus dan Salome. Bersama dengan
Yakobus kakaknya disebut juga atau mendapat gelar Anak-anak Guruh, Markus 3:17.
Ketika dipanggil Tuhan Yesus, Yohanes menjadi murid Tuhan
Yesus yang paling muda mungkin baru meninggalkan masa remajanya atau berada
dalam
usia dewasa dini. Ini menunjukkan bahwa ia belum mencapai kedewasaan
kepribadian. Hal tersebut tercermin pada sifat-sifatnya, yang menunjukkan bahwa
:
·
sangat pemalu dan segan untuk bicara
mengenai diri sendiri
·
tidak mau menonjokan diri, termasuk
tidak pernah menyebut namanya dalam Injil, tetapi memakai kategori orang orang
ketiga atau menyembunyikan identitasnya dengan satu ungkapan seperti
"Murid Yang Dikasihi Yesus"
·
mempunyai sifat yang tidak toleran,
cepat tersinggung terhadap hal-hal yang ia anggap tidak benar
·
sangat keras untuk melawan orang-orang
yang bertantangan dengan pemahamannya
·
bersama Yakobus diberi gelar Boarnerges
atau anak-anak guruh, mungkin karena mereka orang Galilea yang penuh vitalitas
dan ber segera, kurang mengindahkan disiplin dan kadang kadang salah arah,
Lukas 9:49
Dengan segala kepribadian kekurangan dan kelebihannya
Yohanes dipanggil Tuhan Yesus untuk menjadi salah satu murid-Nya.
Sifat-sifatnya itu, kadang muncul ketika melayani bersama Tuhan Yesus. Hal
tersebut nampak dalam beberapa peristiwa, antara lain
reaksi yang keras yang datang dari watak yang keras dan
gamblang terhadap penduduk Samaria yang menolak rombongan Yesus melewati desa
mereka, Lukas 9:54
Yohanes dan juga Yakobus mempunyai ambisi karena nalar yang
tidak benar tentang citra Kerajaan Allah, yang akan dibangun atau dibentuk oleh
Yesus dengan keakuan yang mengambang, disertai kesediaan untuk menderita tanpa
pamrih, mencolok atas dorongan ibu mereka, Matius 20 : 20 dalam permintaan yang
diajukan kepada Tuhan Yesus, supaya dirinya bersama Yakobus diizinkan menduduki
tempat yang khas dan terhormat, bila kelak Yesus duduk di takhta Kerajaan-Nya,
Markus 10:27
Yohanes - juga Simon Petrus dan Yakobus menjadi saksi
penting dalam pelayanan Tuhan Yesus, antara lain ketika kebangkitan anak
Yairus, Markus 5:37; Yesus dimuliakan dan perubahan wajah Yesus di atas bukit,
Markus 9:2; peristiwa Getsemani menjelang kematian Yesus di salib, Markus
14:33; dan juga mempersiapkan Perjamuan Paskah terakhir, Lukas 22:8
Setelah pulang dari pembuangan di pulau Patmos, Yohanes
melayani dan memimpin jemaat sampai masa tua dan meninggal di Efesus. Tradisi
mengatakan bahwa ia mati dibunuh pada masa pemerintahan kaisar Traianus, pada
awal abad II Masehi. Tuhan Yesus merubah Yohanes menjadi Rasul Kasih. Ia
menunjukkan manifestasi kasih Tuhan Yesus dengan tepat. Ia mengenal kasih Yesus
dengan sesungguhnya. Dalam semua tulisan atau surat suratnya Injil Yohanes, 1,
2, 3 Yohanes, Wahyu Yohanes memakai ungkapan Kasih sebanyak 80 kali. Yohanes
menunjukkan pengalaman Kasih Tuhan Yesus tersebut melalui karya-karyanya
seperti termuat dalam Alkitab:
Tuhan Allah adalah Kasih, Yohanes 15:10
Tuhan Allah mengasihi Anak-Nya, Yohanes 10:17, 17:23-26
Tuhan Allah mengasihi Anak-Nya, Yohanes 10:17, 17:23-26
Tuhan Allah mengasihi murid-murid
Yesus, Yohanes 16:27, 17:23
Tuhan Allah mengasihi manusia, Yohanes
3:16
Tuhan Allah dikasihi oleh Yesus,
Yohanes 14:31
Tuhan Allah mengasihi setiap pribadi
secara khusus, Yohanes 11:5, 36, 13:23
Kasih Tuhan Allah bersifat umum, Yohanes 13:1-34, 14:21, 15:9-10
Kasih Tuhan Allah bersifat umum, Yohanes 13:1-34, 14:21, 15:9-10
Yesus mengharapkan manusia untuk
mengasihi-Nya dan Bapa-Nya, Yohanes 8:42, 14:23
Yesus mengharapkan semua manusia saling
mengasihi, Yohanes 13:34-35, 15:12-13
5. Filipus
Filipus bahasa Yunani, Philippos artinya, sahabat kuda
mungkin masih keturunan Yunani, atau mempunyai hubungan erat dengan Yunani.
Walaupun mempunyai namaYunani, tetapi tidak mempunyai kecerdasan Yunani.Yudea.
Filipus adalah murid yang sederhana, lambat untuk mengambil keputusan, enggan
bertindak dengan inisiatif sendiri, serta mempunyai pemahaman yang dangkal
tentang Firman Tuhan. Ia teliti dan hampir seperti robot. Apa yang ia terima
keluar apa adanya. Pikirannya kurang cepat bereaksi terhadap sesuatu yang
diperhadapkan kepadanya. Filipus lemah dalam imajinasi spiritual, intuitif,
serta pemahaman dalam menanggung konsekuensi mengikuti Kristus Filipus lahir di
Betsaida, Yohanes 1:44, berasal dari kota yang sama dengan Petrus dan Andreas
sebuah kota kecil.
Tuhan Yesus pernah mengetest Filipus dalam
Yohanes 6 : 5, Ia bertanya kepada Filipus, " Dimanakah kita akan membeli
roti, supaya orang banyak ini dapat makan ?. Tuhan Yesus lakukan hal tersebut
untuk mengetahui imannya, dan membuktikan pemahamannya mengenai DiriNya selama
ia mengikutiNya. Filipus ternyata gagal dalam " ujian " ini, karena
ia memakai perhitungan dalam iman, Yohanes 6: 7. Ia terlalu berhati-hati dengan
sikapnya yang praktis, menjadi bimbang, karena terlalu banyak perhitungan. Pada
akhirnya, Filipus menjadi bagian dari rencana Tuhan Yesus mengadakan mujizat
memberi makan 5000 orang, agar ia mengerti sisi Ilahi dari misi Kristus.
Filipus juga ternyata seorang " pemandu " yang tidak dapat memimpin.
Hal itu nyata ketika ia gagal memperkenalkan orang-orang Yunani kepada Yesus,
Yohanes 12 : 20 - 22, karena mungkin ia kuatir Yesus menolak orang-orang
tersebut. Karena itu, ia melimpahkan kepada Andreas. Padahal, mungkin saja
orang-orang Yunani tersebut datang kepadanya karena Filipus mempunyai hubungan
yunani berdasarkan namanya. Yohanes 14: 7 - 12, menunjukkan bahwa Filipus telah
sekian lama mengikuti Kristus tetapi tidak mengenal Kristus dengan sebenarnya
Sesudah kenaikkan Tuhan Yesus ke surga dan setelah Filipus
menerima karunia Roh Kudus, Filipus melakukan pelayanan pemberitaan Injil di
Asia Kecil, sekarang wilayah Turki. Dalam pelayanannya tersebut, ia mati
shahid.
Filipus martir tepat setelah 10 tahun kematian Yakobus, pada tahun 54 M. Filipus dikatakan telah dihukum cambuk dan
dilemparkan ke dalam penjara serta kemudian disalibkan di Hierapolis di
Phrygia.
6. NATANEL/BARTOLOMEUS
Natanel adalah seorang yang Jujur dan Tulus. Dia mungkin
adalah yang paling disegani diantara ke 12 murid Yesus. Dia juga seroang yang
cerdas, mudah dan cepat belajar, jenius dan memiliki berbagai macam bakat.
Satu-satunya kelemahannya adalah kebanggaannya pada diri sendiri yang terlalu
berlebihan. Walaupun ia tidak pernah merendahkan orang lain, namun ia sering
menganggap dirinya lebih tinggi.
Nama Natanael, berarti " pemberian Allah ", nama
lainnya adalah, Bartolomeus artinya " anak Tolmai " atau putra dari
Tolmai, Matius 10:3; Yohanes 1:45. Natanael / Bartolomeus berasal dari Kana di
Galilea, Yohanes 21 : 2. Filipus yang membawa atau memperkenalkan Natanael /
Bartolomeus kepada Tuhan Yesus.
Dari semua murid Tuhan Yesus, Natanael adalah satu-satunya yang ragu untuk mengikuti Yesus. Ia tidak yakin pada ajakan Filipus untuk mengikuti Tuhan Yesus. Natanael / Bartolomeus terkena pengaruh prasangka. Itulah yang menjadikan ia ragu-ragu. Ketika Filipus berkata kepadanmya, " Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh Musa dalam Kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazareth ", Yohanes 1: 45. Natanael menjawab dengan kritis, " Mungkinkah sesuatu yang baik dari Nazareth ? "
Dari semua murid Tuhan Yesus, Natanael adalah satu-satunya yang ragu untuk mengikuti Yesus. Ia tidak yakin pada ajakan Filipus untuk mengikuti Tuhan Yesus. Natanael / Bartolomeus terkena pengaruh prasangka. Itulah yang menjadikan ia ragu-ragu. Ketika Filipus berkata kepadanmya, " Kami telah menemukan Dia yang disebut oleh Musa dalam Kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazareth ", Yohanes 1: 45. Natanael menjawab dengan kritis, " Mungkinkah sesuatu yang baik dari Nazareth ? "
Namun hal yang baik pada Natanael, adalah ia tidak
membiarkan rasa sangsinya menghalangi untuk mendengarkan bukti yang dikemukakan
Filipus, bahwa ia bertemu Mesias. Dalam menanggapi jawaban singkat Filipus,
Natanael pergi bersamanya menemui Yesus. Ketika melihat Natanael datang, Yesus
berseru, " Lihat inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di
dalamnya ". Tuhan Yesus menemukan dalam diri Natanael suatu dasar yang
kokoh untuk membangun hidup dan kehidupan spiritual serta iman. Natanael berpandangan
terbuka, jujur dan tanpa kepalsuan, merasa heran bahwa Yesus berani menyatakan
pendapat tentang sifatnya, padahal mereka belum pernah bertemu, sehingga ia
berkata, " Bagaimana Engkau mengenal aku ? " Dalam batasan itu
Natanael mempunyai pengenalan dan pengakuan terhadap Yesus sebagai " Rabi,
Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel "
Menurut tradisi sejarah Gereja, Natanael melayani di
Mesopotamia, Likoania, dan Armenia.
ia menjadi misionaris di beberapa negara di Asia, antara
lain ia memberikan kesaksian di Turki. Kemudian menerjemahkan Injil Matius ke dalam
bahasa India Timur dan mengajarkannya di
negara itu.meninggal dunia di Armenia setelah ia mendapat hukuman pukulan cambuk
yang sedemikian kejamnya sehingga semua kulitnya menjadi
hancur terlepas kebeset seperti dikuliti hidup-hidup.
7. Tomas
Tomas, artinya kembar, merupakan bentuk Yunani, Thoma, dari
kata bahasa Aram / Ibrani To'am. Warga Gereja Mula-mula yang berbicara dalam
bahasa Yunani, menyapa dengan sebutan Didymos, atau Didimus.
Injil Matius, Markus, Lukas hanya mencantumkan nama Tomas
secara sepintas, atau sekedar menulis dan tanpa komentar yang banyak sebagai
satu dari antara dua belas murid Tuhan Yesus, lihat Matius 10: 2 - 4; Markus
3:16-19; Lukas 6:14-16; Kisah 1:13. Injil Yohanes memberikan catatan tentang
" peranan " Tomas ketika bersama dengan Tuhan Yesus, yaitu;
ketika Tuhan Yesus akan berangkat ke Yudea untuk membangkitkan Lazarus. Pada saat itu para murid mengingatkan Tuhan Yesus bahwa di tempat itu Ia nyaris dibunuh orang. Namun Yesus tetap menuju Yudea. Kemudian Tomas berkata kepada murid-murid yang lain, " Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia ", Yohanes 11:16 , ia mengaku tidak memahami ke mana Tuhan Yesus hendak pergi, ketika Ia mempersiapkan murid-muid perihal kepergian-Nya yang akan datang, Yohanes 14:5 ia di sebut juga Tomas yang tidak percaya, karena tidak percaya bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Ia tidak ada ketika Tuhan Yesus menampakkan kepada murid-murid, Yohanes 20: 24; ia membutuhkan bukti riil yang dapat diraba mengenai kebangkitan itu. Seminggu kemudian Tuhan Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid termasuk Tomas untuk menyaksikan kenyataan bukti - bukti riil tentang kebangkitan tubuh-Nya. Pada saat inilah Tomas mengakui Yesus sebagai, Tuhan-ku dan Allah-ku, Yohanes 20:28.
ketika Tuhan Yesus akan berangkat ke Yudea untuk membangkitkan Lazarus. Pada saat itu para murid mengingatkan Tuhan Yesus bahwa di tempat itu Ia nyaris dibunuh orang. Namun Yesus tetap menuju Yudea. Kemudian Tomas berkata kepada murid-murid yang lain, " Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia ", Yohanes 11:16 , ia mengaku tidak memahami ke mana Tuhan Yesus hendak pergi, ketika Ia mempersiapkan murid-muid perihal kepergian-Nya yang akan datang, Yohanes 14:5 ia di sebut juga Tomas yang tidak percaya, karena tidak percaya bahwa Tuhan Yesus sudah bangkit. Ia tidak ada ketika Tuhan Yesus menampakkan kepada murid-murid, Yohanes 20: 24; ia membutuhkan bukti riil yang dapat diraba mengenai kebangkitan itu. Seminggu kemudian Tuhan Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid termasuk Tomas untuk menyaksikan kenyataan bukti - bukti riil tentang kebangkitan tubuh-Nya. Pada saat inilah Tomas mengakui Yesus sebagai, Tuhan-ku dan Allah-ku, Yohanes 20:28.
menjadi perintis Pekabaran Injil di Kerajan Partia. Pertama
kali membawa berita Injil ke India khususnya di Malabar dan Tranvancore - India
Selatan sehingga lahir Gereja Mar Thoma, yang berkembang hingga sekarang, dan
menghasilkan Pemberita Injil yang membawa Injil ke Indonesia pada abad V di
Barus, pantai barat Sumatera Utara
Rasul Tomas memberitakan Injil ke Persia, Parthia, dan
India. Di Calamina, India, ia disiksa oleh orang kafir yang marah, tubuhnya
ditusuk tombak dan dilemparkan ke dalam nyala api oven.
8. Matius
Nama aslinya sebelum panggilan Tuhan Yesus kepadanya adalah
Lewi. Bisa dipastikan Lewi ini adalah seorang yang kaya dalam hal harta, selain
karena profesinya sebagai pemungut cukai, juga disiratkan oleh Alkitab bahwa
dia juga mengadakan jamuan makan untuk rekan-rekan seprofesinya. Ketika
kemudian menjadi salah satu di antara 12 rasul, lebih dikenal dengan nama
Matius, yang dalam bahasa Yunani berarti “anugerah Allah”.
Ketika Tuhan Yesus di Kapernaum dan dalam perjalanan menuju
pantai, Ia melihat Lewi / Matius sedang berada di rumah pos pemeriksaan bea
atau pajak cukai. Yesus berkata kepadanya, " Ikutlah Aku ! ", Lukas 5
:27, 28. Seketika itu juga, Matius meninggalkan pekerjaannya dan dosa
penipuannya.
Setelah mengenal Tuhan Yesus, ia berganti nama menjadi
Matius, - bentuk Yunani dari bahasa Ibrani, Mattai, artinya karunia Tuhan-
Allah
Matius melakukan pekerjaan pelayanan dan pekabaran Injil di
Etiophia, Afrika. Matius menulis Injil yang khusus ditujukan kepada orang -
orang Yahudi. Sebagai mantan kepala kantor pajak, Matius mempunyai kemampaun
terbiasa dengan pekerjaan dan laporan yang mendetail dan sistimatis. Kemampuan
tersebut ia gunakan dalam menulis ulang semua informasi tentang tentang Tuhan
Yesus. Hasil karya tersebut, yang dikenal dalam Injil Matius. Roh Kudus memakai
Matius sehingga ia mampu menulis kembali hampir semua catatan penting tentang
Yesus - Kelahiran - Jumat Agung - Paskah- Pesan Terakhir sebelum Ia naik ke
Surga, yang kemudian di kenal sebagai Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus ada
dalam Injil Matius.
Matius menjadi martir, karena disiksa dan dibunuh dengan
pedang di Ethiopia.
9. Yakobus, anak Alfeus
Yakobus, untuk membedakan dengan Yakobus Anak Zebedeus,
saudara Yohanes ia disebut sebagai Yakobus Anak Alfeus. Yakobus dan Matius
merupakan anak dari Alfeus dan Maria, Markus 15:40. Ia dikenal sebagai Yakobus
- saja - serta murid yang biasa-biasa saja. Dalam Injil Markus, ia disebut
Yakobus Muda atau Yakobus Kecil. Hal itu disebabkan karena postur tubuhnya
kecil, atau usianya yang lebih muda dari Yakobus Anak Zebedeus, saudara
Yohanes. Sebelum menjadi murid Tuhan Yesus, Yakobus Anak Alfeus bekerja sebagai
seorang pemungut cukai, yang bertugas sebagai kolektor pajak, tanpa paksaan
kepada rakyat maupun para pedagang.
§
ia sangat sederhana, tidak kuatir
tentang apapun juga
§
tidak menonjolkan identitas pribadinya
§
ia bekerja dengan penuh pengabdian,
kemanapun ia diutus ia melaksanakan tugasnya dengan baik
§
mempertahankan iman tanpa mengharapkan
penghormatan dari siapapun juga
Nama Yakobus Anak Alfeus tertulis dalam sejarah pemberitaan
Injil dan perkembangan Gereja Tuhan. Tetapi, tidak mencatat bagaimana ia
melaksanakan tugas pelayanan tersebut. Yakobus Anak Alfeus menginjil sampai di
Spanyol, Inggris dan Irlandia dan kemudian kembali ke Yeruslem. Akhir
pelayanannya di Persia, dan mati terbunuh di tempat tersebut
10. Thadeus
Thadeus adalah murid Tuhan Yesus yang memiliki tiga nama
sekaligus, yaitu Thadeus, Lebbaeus, dan nama aslinya yaitu Yudas. Yudas atau
Yudah - yang berbeda dengan Yudas Iskariot - berarti Yehovah memimpin atau ia
akan diakui.
Lebbaeus, dari bahasa Ibrani -Leb / Lev artinya hati,
menggambarkan kehangatan dan karakter yang sungguh-sungguh; dalam bahasa Yunani
berarti hati anak-anak, orang yang berani. Ayahnya bernama Yakobus, orang yang
berbeda dengan Yakobus Anak Zebedeus dan Yakobus Anak Alfeus.
Thadeus dikenal melalui pertanyaan yang ia
ajukan kepada Tuhan Yesus pada waktu Perjamuan Malam Terakhir, Yohanes 14: 18,
19 : 21. Alkitab tidak banyak memberi penjelasan mengenai Thadeus. Ia kurang
menonjol di antara murid - murid, tetapi bukan berarti ia tidak atau kurang
beriman. Tujuan pembicaraan Tuhan Yesus adalah murid-murid-Nya. Yesus berkata,
bahwa Ia akan kembali untuk menyatakan Diri-Nya kepada mereka. Thadeus menjadi
bingung, bagaimana Tuhan Yesus menyatakan Diri-Nya kepada mereka tanpa dilihat
oleh orang lain. Sekalipun Ia dapat melakukannya, mengapa hanya memperlihatkan
Diri-Nya kepada murid-murid saja, dan bukan kepada dunia. Sekalipun semua
murid-murid bertanya-tanya, hanya Thadeus lah yang berani untuk bertanya atau
bersuara. Ketika menjawab pertanyaan Thadeus, Tuhan Yesus tidak menjelaskan
keberadaan-Nya secara nyata dan menyeluruh. Hal itu terjadi karena ia ingin
mendapat pengertian dari dalam hati. Oleh sebab itu, jawaban Yesus menunjukkan,
Yohanes 14: 23, bahwa pengabdian kepada Tuan hanya nyata melalui kasih. Thadeus
memperlihatkan pengabdian dan ketekunan serta mencurakan hidup dan kehidupan
hanya untuk Tuhan Yesus. Thadeus yang memulai memanggil Yesus dengan nama
TUHAN, Yohanes 14:22.
Thadeus, melakukan pelayanan pekabaran Injil di Syria,
tepatnya di Edesa, di kemudaian hari, setelah kejatuhan Yerusalem, Edesa
menjadi pusat Kekristenan dan Perkembangan Gereja Mula-mula. Thadeus dan
sebagian murid-muridnya di tangkap di Schavarschar - Syria, dan dihukum mati.
11. Simon Orang Zelot
Alkitab tidak memberikan banyak keterangan atau Pengantar
dari murid Tuhan Yesus ini. Untuk membedakan Simon ini dengan Simon Petrus,
maka ia disebut Simon Orang Zelot, atau Simon Orang Kanaani. Zelot adalah suku
atau kelompok pembrontak terhadap pemerintahan Romawi. Kanaani, berasal dari
kata Kana yang berarti orang yang sangat rajin, giat dan sangat sangat
bersemangat. Simon Orang Zelot adalah seorang pengikut dan juga ditempa dan
dididik Yudas dari Gamala di Galilea. Yudas adalah mungkin salah satu dari
keturunan Makabeus pemimpin pemberontak Yahudi melawan pemerintah Romawi.
Kelompok ini adalah pengikut " Theokrasi " yang murni, religius dan
fanatik. Gerakan ini disebut Zelot, bandingkan Kisah Para Rasul 5:37. Kelompok
ini mendidik para anggotanya untuk berani mati demi kemandirian dan kemajuan
bangsa dan agama Yahudi. Dan sangat merendahkan orang Romawi yang menjajah
mereka.
Ada kemungkinan Simon Orang Zelot menjadi
murid Tuhan Yesus dengan harapan, Ia menjadi pemimpin rovolusioner, yang mampu
membebaskan Palestina secara revolusi. Tidak ada kegiatan yang begitu menonjol
selama menjadi murid Tuhan Yesus. Simon Orang Zelot meninggalkan organisasi
politik dan kedudukan politik
Simon Orang Zelot menjadi penginjil di Mesir - Afrika,
kemudian di Inggris, kemudian kembali ke Mesir. Setelah penginjilan di Mesir,
Simon Orang Zelot bergabung dengan Tadeus di Syria dan Persia. Simon Orang
Zelot dan Tadeus, mereka berdua disiksa, dirajam batu, digergaji dan kemudian
dibunuh dengan pedang di Persia.
12. Yudas Iskariot
Setelah menjadi murid Tuhan Yesus, Yudas bertugas sebagai pemegang kas keuangan, Yohanes 12:6,
13:29Yudas sebenarnya bukanlah seorang pengkhianat, dalam arti bahwa ia berusaha melaksanakan kematian Yesus. Ia sama dengan murid - murid yang lain, mereka menanti nanti didirikannya Kerajaan Messias oleh Tuhan Yesus. Ia semakin tidak sabar, ketika Tuhan Yesus dari hari ke hari menunda pendirian Kerajaan Mesias











