Sunday, 22 December 2013

MUHAMMAD IN THE BIBLE ???


Berbagai upaya dilakukan oleh para pemikir Islam untuk menemukan “nubuat tentang Muhammad” dalam Kitab TaNaKh (Torah, Neviim, Kethuvim) dan Kitab Perjanjian Baru. Upaya tersebut didasarkan pada satu ayat dalam Al Qur’an yang menyatakan demikian: Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata." (QS 61:6).

Sekalipun Muhammad memberikan pernyataan bahwa kehadiran dirinya dan kerasulannya dinubuatkan dalam Taurat (Torah), namun sayangnya Muhammad tidak membuktikan hal tersebut dengan mengutip satu atau dua ayat yang eksplisit menunjuk pada dirinya. Akibat absennya penjelasan Muhammad, mengakibatkan berbagai penafsiran di kalangan Islam sendiri. Penafsiran-penafsiran yang yang beragam dikarenakan umat Islam berupaya mencari sendiri ayat-ayat yang dimaksudkan oleh Muhammad, padahal Muhammad sendiri tidak memberikan penjelasan pada kitab dan pasal serta ayat berapa yang berisikan nubuat mengenai dirinya.

Berbeda dengan Yesus Sang Mesias, dalam berbagai kesempatan, Dia selalu merujuk pada Torah, baik ajaran-Nya maupun nubuat-nubuat mengenai diri-Nya. Dia bersabda dalam Yohanes 5:39-40 dan 46 sbb: “Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu…. Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku”. Dalam beberapa kasus kita dapat menemukan konsistensi sabda Yesus mengenai diri-Nya dengan merujuk berbagai nubuatan dalam TaNaKh berkaitan kehadiran diri-Nya sebagai Mesias.

Contoh berikut akan memperjelas apa yang saya maksudkan. Dalam Lukas 4:14-21 dikisahkan sbb: “Dalam kuasa Roh kembalilah (Yesus) ke Galilea. Dan tersiarlah kabar tentang Dia di seluruh daerah itu. Sementara itu Dia mengajar di rumah-rumah ibadat di situ dan semua orang memuji Dia. Dia datang ke Nazaret tempat Dia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Dia masuk ke (sinagog), lalu berdiri hendak membaca dari (Kitab Suci). Kepada-Nya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibuka-Nya, Ia menemukan nas, di mana ada tertulis: "Roh (YHVH) ada pada-Ku, oleh sebab Dia telah mengurapi Aku, untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Dia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan tahun rahmat (YHVH) telah datang." Kemudian Dia menutup kitab itu, memberikannya kembali kepada pejabat, lalu duduk; dan mata semua orang dalam rumah ibadat itu tertuju kepada-Nya. Lalu Dia memulai mengajar mereka, kata-Nya: "Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya”. Apa yang diucapkan Yesus merupakan kutipan Yesaya 61:1-2. Dan usai membaca kitab tersebut, Yesus mengarahkan ayat itu pada KEHADIRAN diri-Nya dengan mengatakan pada para pendengar, “Khuqam ha katuv hazze hayom beaznekem!” (Hebrew New Testament) yang artinya “Genaplah apa yang tertulis dalam kitab ini pada hari kalian mendengarnya!”. Demikian pua dalam Matius 12:38-40, Yesus mengutip kisah Yunus dan mengaitkan pada diri-Nya sebagaimana Dia katakan: “Pada waktu itu berkatalah beberapa ahli Taurat dan orang Farisi kepada Yesus: "Guru, kami ingin melihat suatu tanda dari pada-Mu. Tetapi jawab-Nya kepada mereka: "Angkatan yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda. Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda nabi Yunus. Sebab seperti Yunus tinggal di dalam perut ikan tiga hari tiga malam, demikian juga Anak Manusia akan tinggal di dalam rahim bumi tiga hari tiga malam”. Ucapan Yesus mengutip Yunus 1:17.

Bagaimana dengan Muhammad? Beliau tidak satupun memberikan referensi bahwa dalam Taurat ada tertulis mengenai berita kedatangannya sebagai nabi. Yang terjadi adalah penafsiran dan spekulasi umat Islam terhadap sejumlah ayat yang diyakini menunjuk pada Muhammad. Pada bagian ini akan saya muat daftar ayat-ayat yang diasumsikan sebagai nubuatan dalam Kitab Taurat/Injil oleh Muslim yang kerap memposting ayat-ayat terkait di atas dalam website maupun forum Facebook yang mana sebagian besar dari kutipan ayat tersebut dikutip dari buku terbilang baru karya Prof. Abdul Ahmad Dawud, MUHAMMAD IN THE BIBLE: BIBEL PUN MENGAKUI MUHAMMAD SEBAGAI SEORANG RASUL, Al Mahira 2009.

APAKAH ULANGAN 18:15, 18 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?

KOMENTAR:

Kita kaji beberapa ungkapan saja apakah Ulangan 18:15, 18 itu merujuk kepada Muhammad atau Yesus.

Ulangan 18:15

LAI TB, Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.

Hebrew, נביא מקרבך מאחיך כמני יקים לך יהוה אלהיך אליו תשמעון

Translit Interlinear, NÂVÏ' {seorang nabi} MIQIRBEKHA {dari tengah-tengahmu} MÊ'AKHEYKHA {dari saudara-saudaramu} KÂMONÏ {seperti engkau} YÂQÏM {Aku akan membangkitkan} LEKHA {bagimu} YEHOVÂH {TUHAN} 'ELOHEYKHA {Allahmu} 'ÊLÂV {kepadanya} TISYMÂ'ÛN {engkau harus mendengar}

Note:

'MIQIRBEKHA' terdiri atas kata "QEREV", qõf-rêsy-bêt, "tengah-tengah" plus prefiks "mêm", "dari" dan suffiks pronomina 'EKHA', "engkau" dalam bentuk tunggal, diterjemahkan "DARI TENGAH-TENGAHMU".


"MÊ'AKHEYKHA" juga sama, terdiri atas kata "ÂKH", "saudara" yang dalam bentuk jamak ditulis "'AKHÊY", plus prefiks "mêm", "dari" dan suffiks pronomina 'EKHA', "engkau" dalam bentuk tunggal, diterjemahkan "DARI SAUDARA-SAUDARAMU".

Ulangan 18:18

LAI TB, seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.

Hebrew, נביא אקים להם מקרב אחיהם כמוך ונתתי דברי בפיו ודבר אליהם את כל-אשר אצונו

Translit Interlinear, NÂVÏ' {seorang nabi} 'ÂQÏM {Aku akan membangkitkan} LÂHEM {bagi mereka} MIQEREV {dari tengah-tengah} 'AKHÊYHEM {saudara mereka} KÂMOKHA {seperti engkau} VENÂTATÏ {dan Aku akan meletakkan} DEVÂRAY {firman-Ku} BEFÏV {pada mulutnya} VEDIBER {dan ia akan berkata} 'ALÊYHEM {kepada mereka} 'ÊT KOL-'ASYER {seluruh yang} 'ATSAVENÛ {Aku akan memerintahkan kepadanya}


Note:

"MIQEREV" telah dibahas di atas, "'AKHÊYHEM" adalah kata "'ÂKH", "saudara" dalam bentuk jamak plus suffiks pronomina "-HEM", "mereka".


Pertanyaan, siapakah nabi yang akan dibangkitkan "dari tengah-tengah" bangsa Israel, dan "dari saudara-saudara Israel"?

[1] Muhammad tidak berasal "dari tengah-tengah" bangsa Israel, belum terbukti pula bahwa Muhammad berasal dari keturunan Ismael. Jika seandainya Muhammad berasal dari keturunan Ismael, hal itu pun tidak memenuhi syarat karena Ismael bukan "dari tengah-tengah" bangsa Israel.

[2] Muhammad tidak berasal "dari saudara-saudara Israel". Jika seandainya Muhammad berasal dari Ismael, Ismael bukan "saudara" Israel.

Saudara kandung Israel (Yakub) adalah Esau, Ismael adalah "paman" Israel. Bangsa Edom keturunan Esau yang notabene adalah saudara kandung Israel pun tidak disebut sebagai "saudara" Israel.

"Dari antara saudara-saudaramu", MÊ'AKHEYKHA, harfiah "dari saudara-saudaramu" tanpa kata "antara" bermakna dari "kedua belas suku Israel". Demikian pula "dari antara saudara mereka", MIQEREV 'AKHÊYHEM, harfiah "dari saudara-saudara mereka", memiliki makna dari "kedua belas suku Israel", 

contoh:

Ulangan 17:15

LAI TB, maka hanyalah raja yang dipilih TUHAN, Allahmu, yang harus kauangkat atasmu. Dari tengah-tengah saudara-saudaramu haruslah engkau mengangkat seorang raja atasmu; seorang asing yang bukan saudaramu tidaklah boleh kauangkat atasmu.

Hebrew, שום תשים עליך מלך אשר יבחר יהוה אלהיך בו מקרב אחיך תשים עליך מלך לא תוכל לתת עליך איש נכרי אשר לא-אחיך הוא

Translit, SÕM TÂSÏM 'ÂLEYKHA MELEKH 'ASYER YIVKHAR YEHOVÂH 'ELOHEYKHA BÕ MIQEREV 'AKHEYKHA TÂSÏM 'ÂLEYKHA MELEKH LO' TÛKHAL LÂTÊT 'ÂLEYKHA 'ÏSY NOKHRÏ 'ASYER LO'-'ÂKHÏKHA HÛ'

Tahukah Anda siapa yang dimaksud dengan "raja dari tengah-tengah saudara-saudaramu",  "MELEKH ... MIQEREV 'AKHEYKHA" menurut ayat di atas? Apakah dari bangsa Edom -- saudara kandung Yakub (Israel) -- atau dari bangsa Arab -- saudara Ishak, paman Israel? Ternyata raja pertama Israel adalah Saul, bangsa Israel dari suku Benyamin, raja yang kedua adalah Daud, dari suku Yehuda, dan seterusnya. Tidak pernah ada raja "dari tengah-tengah saudara Israel" yang berasal dari bangsa Arab.

Ulangan 18:2

LAI TB, Janganlah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya; Tuhanlah milik pusakanya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadanya.

Hebrew, ונחלה לא-יהיה-לו בקרב אחיו יהוה הוא נחלתו כאשר דבר-לו

Translit, VENAKHALÂH LO'-YIHYEH-LÕ BEQEREV 'EKHÂV YEHOVÂH HÛ' NAKHALÂTÕ KA'ASYER DIBER-LÕ

Siapakah "ia" yang tidak boleh memiliki pusaka "di tengah-tengah saudara Israel"? Bangsa Arab? Yang dimaksud adalah suku Lewi, suku yang tidak memiliki warisan di tengah-tengah "sebelas suku Israel" lainnya karena warisan mereka adalah YHVH, mereka melayani Allah di Bait Suci turun-temurun.

Bagaimana dengan Yesus?

[1] Yesus jelas berasal "dari tengah-tengah" bangsa Israel.

[2] Yesus jelas berasal "dari saudara-saudara Israel" karena Dia berasal dari suku Yehuda, salah satu dari dua belas "saudara-saudara" Israel.

Kisah Para Rasul 3:17-22

[17] Hai saudara-saudara, aku tahu bahwa kamu telah berbuat demikian karena ketidaktahuan, sama seperti semua pemimpin kamu.

[18] Tetapi dengan jalan demikian Allah telah menggenapi apa yang telah difirmankan-Nya dahulu dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, yaitu bahwa Mesias yang diutus-Nya harus menderita.

[19] Karena itu sadarlah dan bertobatlah, supaya dosamu dihapuskan,

[20] agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus(mengutus siapa? Yesus! Bukan Muhammad), yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus.

[21] Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu.

[22] Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.

Yohanes 5:46

LAI TB, Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.

Jadi jelas nubuatan dalam Ulangan 18:15, 18 adalah untuk Yesus bukan Muhammad.


APAKAH ULANGAN 33:2 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?

Ulangan 33:2

LAI TB, Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.

Hebrew,

וַיֹּאמַר יְהוָה מִסִּינַי בָּא וְזָרַח מִשֵּׂעִיר לָמֹו הֹופִיעַ מֵהַר פָּארָן וְאָתָה מֵרִבְבֹת קֹדֶשׁ מִימִינֹו אֵשְׁדָּת לָמֹו׃

Translit Interlinear, VAYO'MAR {dan ia berkata} YEHOVAH {TUHAN} MISINAY {dari Sinai} BA' {Dia datang} VEZARAKH {dan Dia bangkit/terbit} MISE'IR {dari Seir} LAMO {bagi mereka} HOFIA' {Dia bersinar} MEHAR {dari gunung} PA'RAN {Paran} VE'ATAH {dan} MERIVEVOT {dari puluhan ribu} QODESY {orang kudus} MIMINÔ {dari kanan-Nya} 'ESYEDAT {nyala api} LAMO {bagi mereka}

KOMENTAR:

Ayat ini mengisahkan perjalanan umat Israel di bawah pimpinan Nabi Musa; sewaktu mereka meninggalkan Mesir ke gurun pasir, untuk menerima Perintah Tuhan di Gunung Sinai, untuk akhirnya menuju Tanah Perjanjian di luar Paran dan membawa Perintah Tuhan. Para Muslim menganggap bahwa Gunung Paran dan Api yang menyala adalah Mekah dan Qur’an, dan bahwa Muhammad sewaktu masuk Mekah membawa 10.000 pengikutnya. Lagi, masalahnya bagi Muslim adalah fakta sejarah yang sudah jelas bahwa Musa mendidik generasi baru kaum Israel, setelah generasi yang tua mati, tentang perjalanan kaum Israel menuju Tanah Perjanjian.

Tentang kata “puluhan ribu orang kudus”, adalah menggambarkan jumlah yang tidak terhitung banyaknya. Pada saat itu, literatur Yahudi belum mengenal angka nol, sehingga mereka memakai kata puluhan ribuan (plural) untuk menggambarkan jumlah ribuan yang banyak sekali. Juga, Gunung Paran tidak terletak di Arabia, tapi di gurun Sinai. Ayat ini jelas sama sekali tidak mengungkapkan apa-apa tentang kedatangan Muhammad.

Read more: http://www.sarapanpagi.org/paran-baka-dan-mekah-vt836.html#p2154

APAKAH MAZMUR 118:22-23 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?


Mazmur 118:22-23

[22] Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru.

[23] Hal itu terjadi dari pihak TUHAN, suatu perbuatan ajaib di mata kita.


KOMENTAR:

Muslim mengklaim bahwa ayat pada Mazmur 118:22-23 adalah nubuat Muhammad, seperti dalam hadits berikut;

Muhammad bersabda: “Perumpamaan saya dengan para nabi terdahulu adalah seperti perumpamaan seorang yang membangun rumah, ia perindah rumah itu, kecuali hanya tempat satu batu saja, mereka takjub terhadap bangunan itu seraya berkata : “Tidakkah lobang ini diletakkan satu batu ?” beliau menjawab : “Akulah satu batu itu, dan akulah penutup para nabi.” (baca kitab sohih Bukhori, tentang manakib. Dan kitab sohih Muslim, tentang al-Fadhoil).

Jika benar batu penjuru tersebut adalah Muhammad, lantas kenapa Muhammad tidak bertuhankan YHVH(Tuhan para nabi Yahudi terdahulu), tetapi bertuhankan Allah? Jelas ayat tersebut bukanlah nubuat buat Muhammad.

Siapakah batu penjuru yang dimaksud dalam ayat Mazmur 118:22-23 tersebut?

Matius 21:42

LAI TB, Kata Yesus kepada mereka: "Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.

Kisah Para Rasul 4:11

LAI TB, Yesus adalah batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan--yaitu kamu sendiri--,namun ia telah menjadi batu penjuru.

Jadi jelas batu penjuru tersebut adalah Yesus bukan Muhammad.


APAKAH KIDUNG AGUNG 5:16 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?

Kidung Agung 5:16

LAI TB, Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem.

Hebrew, חִכֹּו מַמְתַקִּים וְכֻלֹּו מַחֲמַדִּים זֶה דֹודִי וְזֶה רֵעִי בְּנֹות יְרוּשָׁלִָם׃

Translit Interlinear, KHIKO {mulutnya} MAMTAQIM {manis} VEKHULO {dan segala sesuatu padanya} MAKHAMADIM {menarik} ZEH {inilah} DODI {kekasihku} VEZEH {dan inilah} RE'I {sahabatku} BENOT {para putri} YEROUSYALAIM {Yerusalem}


KOMENTAR:

Apakah kata “MAKHAMADIM” dalam Kidung Agung 5:16 merupakan nubuat untuk Muhammad? Kidung Agung 5:16 berbunyi: “Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik (makhmadim). Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem”. Kata “MAKHAMADIM” (מחמדים) merupakan bentuk “noun common masculine plural absolute” dari kata “MAKHMAD” (מחמד) yang artinya “keinginan” atau “hasrat” atau “menarik hati”. Kata “MAKHMAD” muncul kembali di Yesaya 64:11 dalam bentuk “noun common masculine plural construct suffic 1st” yaitu “MAKHMADDENU” (מחמדינו) yang diterjemahkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia dengan “indah”. Kata “MAKHMAD” muncul kembali di 2 Tawarikh 36:19 dalam bentuk “noun common masculine plural construct suffic 3rd person feminine singular” yaitu “MAKHAMADDEYHA” (מחמדיה) yang diterjemahkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia dengan “indah-indah”. Kata “MAKHMAD” muncul kembali di Ratapan 1:7 dalam bentuk “noun common masculine plural construct suffic 3rd person feminine singular” yaitu “MAKHAMUDEYHA” (מחמדיה) yang diterjemahkan oleh Lembaga Alkitab Indonesia dengan “harta benda”.

Dari analisis teks terhadap kata “MAKHMAD” dalam beberapa ayat di atas, kata tersebut bermakna “sesuatu yang indah dan menimbulkan hasrat” (Kid 5:16, Yes 64:10, 2 Taw 36:19) dan “harta benda” (Rat 1:7). Tidak ada indikasi bahwa pemunculan kata-kata tersebut di atas menunjuk pada seseorang atau karakteristik pekerjaan seorang nabi yang dinubuatkan. Sementara dari analisis konteks ayat ini sedang menggambarkan Yerusalem sebagai kekasih penulis Kidung Agung (Shlomo). Perhatikan frasa, “Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem”. Istilah “putri-putri Yerusalem” digunakan bentuk “benot Yerushalem”. Kata “benot” merupakan bentuk “plural feminine” dari kata “bat”. Jika kata ini dipaksakan untuk Muhamad jelas tidak tepat. Muhamad lelaki sementara istilah “benot” menunjuk perempuan. Yerusalem dalam tradisi Yahudi digmbarkan sebagai wanita atau kekasih, sehingga selalu disandingkan dengan kata “benot”.

Kata Ibrani “MAKHMAD” yang artinya “INDAH”, “HASRAT, “HARTA”, tidak cocok dikaitkan dengan “MUHAMMAD” yang akar katanya “AHMAD” yang artinya “TERPUJI”. Kata “terpuji” dari akar kata “puji”, dalam bahasa Ibrani diungkapkan dalam beberapa kata Ibrani, “HODU” (Mzm 140:14), “HALLEL” (1 Taw 16:36), “NAWA” (Kel 15:2).

Terjemahan ngawur Muslim untuk Kidung Agung 5:16 benar-benar menggelikan dan memalukan. Muslim menerjemahkan sbb: ”Kata-katanya manis semata-mata, MUHAMMAD. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem”. Muslim bukan saja MENGACAUKAN antara kata MUHAMMAD dengan PUTERI-PUTERI YERUSALEM, bahkan Muslim mengabaikan alur kalimat ”WEKULLO MAKHAMADIM“ yang seharusnya diterjemahkan ”SEGALA SESUATU PADANYA MENARIK“

APAKAH YESAYA 29:12 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?

Yesaya 29:12

LAI TB, dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."

Para Muslim mengklaim ayat pada Yesaya 29:12 adalah nubuatan Muhammad, karena cocok ketika pertama kali pewahyuan turun kepada Muhammad saat bersemedi di Gua Hira. Seperti link Muslim di bawah ini;

http://jalanibrahim.wordpress.com/2010/07/08/tafsir-alkitab-nubuat-yesaya-29-tentang-kisah-awal-wahyu-gua-hira-dalam-alkitab-iqra-bacalah/


KOMENTAR:

Mari kita baca Yesaya 45:19

Yesaya 45:19

LAI TB, Tidak pernah Aku berkata dengan sembunyi atau di tempat bumi yang gelap. Tidak pernah Aku menyuruh keturunan Yakub untuk mencari Aku dengan sia-sia! Aku, TUHAN(YHVH baca Adonay), selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus."

Nah, ayat ini sebagai bantahan bahwa apa yang diterima Muhammad sebagai wahyu bukan dari Tuhan yang bernama YHVH yang disembah para nabi Israel terdahulu.

Mengapa? Karena Muhammad menerima wahyu di Gua Hira yang gelap dan mengklaim itu sebagai wahyu dari Tuhan, sementara Tuhan YHVH telah menegaskan bahwa diri-Nya tidak pernah menyampikan firman atau pewahyuan dengan cara demikian atau di tempat yang gelap.

Nah, siapakah sesungguhny yang telah berbicara kepada Muhammad di Gua Hira? Bukan YHVH (Yes. 45:19)

Mengenai Yesaya 29:12, harus dibaca dari ayat 9-11 dan 13-16 sbb: "Tercengang-cenganglah, penuh keheranan, biarlah matamu tertutup, buta semata-mata! Jadilah mabuk, tetapi bukan karena anggur, jadilah pusing, tetapi bukan karena arak!Sebab YHWH telah membuat kamu tidur nyenyak; matamu--yakni para nabi--telah dipejamkan-Nya dan mukamu--yaitu para ... See More pelihat--telah ditudungi-Nya.Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";

Firman ini merupakan teguran YHVH atas perilaku Bangsa Israel pada waktu itu yang mengabaikan perintah-perintah YHWH. Bahkan YHVH tidak mempergunakan perantara penyampi Firman-Nya yaitu para nabi yang diistilahkan "matamu" dan para pelihat yang diistilahkan "mukamu", sehingg Bangsa Israel pada waktu itu kehilangan pedoman dengan diistilahkan "matamu tertutup, buta semat-mata".

Akibatnya apa? "Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai";..."

Nah, ayat 12 menggemakan kalimat yang sama dengan ayat 11, "dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.” Mengapa tidak dapat membaca? KARENA TERMETERAI, bukan karena tidak bisa membaca!

YHVH kembali menegaskan perilaku Bangsa Israel (pada waktu itu) dan upah yang akan dialami sbb: "Dan YHVH telah berfirman: "Oleh karena bangsa ini datang mendekat dengan mulutnya dan memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya menjauh dari pada-Ku, dan ibadahnya kepada-Ku hanyalah perintah manusia yang dihafalkan,maka sebab itu, sesungguhnya, ... See More Aku akan melakukan pula hal-hal yang ajaib kepada bangsa ini, keajaiban yang menakjubkan; hikmat orang-orangnya yang berhikmat akan hilang, dan kearifan orang-orangnya yang arif akan bersembunyi." (Yes. 29:13-14)


APAKAH YESAYA 42:11, YEHEZKIEL 21:27 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?


Yesaya 42:11

LAI TB, Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!

Yehezkiel 27:21

LAI TB, Arab dan semua pemuka Kedar berdagang dengan engkau dalam anak domba, domba jantan dan kambing jantan; dalam hal-hal itulah mereka berdagang dengan engkau.


KOMENTAR:

Sekali lagi, para Muslim tidak tahu fakta sejarah yang penting dalam ayat-ayat di atas. Memang benar bahwa salah satu anak Ismael bernama Kedar, tapi dengan menggunakan ayat ini untuk membuktikan kedatangan Muhammad adalah hal yang tidak berdasar sama sekali karena Kedar adalah juga sebutan bagi Arabia di masa Nabi Yesaya dan Yehezkiel. Juga Yehezkiel menerangkan dengan jelas bahwa dia menyebut para pedagang lokal sebagai pangeran-pangeran Kedar.



Read more: http://www.sarapanpagi.org/kedar-qedar-vt3121.html



APAKAH YOHANES 14:16-17 MERUPAKAN NUBUATAN UNTUK MUHAMMAD?



Yohanes 14:16-17

[16] Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,

[17] yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.



Yohanes 16:7

LAI TB, Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.



KOMENTAR:

Parakletos atau Periklytos?

Bahasa Yunani mengesahkan 'Parakletos'

Naskhah-naskhah Yunani mengesahkan 'Parakletos'

Oleh itu, Muhammad bukannya 'Parakletos'

Jadi Siapakah Parakletos itu?

Jawapannya adalah Roh Kudus, yang telah tiba 50 Hari Kemudiannya

Apa pula dengan ramalan itu?

Parakletos atau Periklytos?

Adakah terdapat apa-apa ramalan bagi Nabi Muhammad di luar daripada Al-Qur'an? Adakah mana-mana Kitab Yahudi mahupun Kristian(Nasrani) yang mengatakan tentang kedatangannya? Ada umat Islam yang percaya bahawa di dalam Injil (yaitu Yohanes 16 ayat 7) terdapat rujukan kepada ramalan yang disebut-sebutkan dalam Surah 7 ayat 157 dan Surah 61 ayat 6.

Tafsiran Hamza, Jilid 1, m.s. 330 berkata bahwa: "Kita tidak dapat memberi ulasan bagi Ayat ini (Surah 7 ayat 157) yang dituntutnya jika tidak dihubungkait dengan Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru (di dalam Al-Kitab) misalnya Yohanes 16 ayat 7. Segala salah faham yang mengasingkan umat-umat Yahudi, Kristian dan Islam telah berpunca daripada cara perkataan 'parakletos' disebut atau ditulis. Penterjemah-penterjemah Injil telah menterjemahkannya sebagai 'Penolong' atau 'Penganjur'. Apakah seharusnya kita membacakannya sebagai 'Parakletos' atau pun 'Periklytos'?"

Umat Islam yang sedari bahwa Injil pada asalnya ditulis didalam bahasa Yunani telah memilih ejaan 'periklytos'; yang boleh diterjemahkan sebagai 'terpuji', mereka tidak menterjemahkannya sebagai 'parakletos' yang bermaksud 'Penganjur' atau 'Penolong'. Berdasarkan kepada nas Al-Quran (Surah 61 ayat 6) para Muslim seterusnya menuntut bahawa Yohanes 14 ayat 16 dan 16 ayat 7 (dalam Injil) adalah satu ramalan bagi kedatangan Muhammad, dan perkataan 'periklytos' pula merujuk kepada 'Ahmad' satu bentuk nama Muhammad, yang juga bererti 'Yang terpuji'.

Bahasa Yunani Mengesahkan 'Parakletos'

Sesetengah umat Islam telah mencuba menggantikan kata-kata vokal dalam perkataan ini di dalam tempat yang sesuai MENURUT pandangan mereka (iaitu menggantikan 'a-a-e-o' dalam 'Parakletos' dengan 'e-i-y-o' dalam 'periklytos'). Dalam bahasa Yahudi (Hebrew) dan Arab, kata-kata vokal (vowels) tidak terselit didalam perkataan-perkataan masing-masing dan kata vokalnya yang digunakan oleh penulis asal boleh dipertikaikan. Tetapi, sebaliknya dalam bahasa Yunani segala kata-kata vokalnya adalah di tulis dengan terang dan jelas di dalam semua nashkhah-nashkhah Yunani.


Nashkhah-nashkhah Yunani Mengesahkah 'Parakletos'

Kalaulah ada apa-apa yang dicurigai bagaimana perkataan ini ditulis, adalah mudah sekali bagi merujuk kepada nashkhah-nashkhah yang sedia ada. Sesiapa pun boleh memeriksa dokumen-dokumen dan nashkhah-nashkhah (termasuk kedua-dua yang paling tua, 'Codex Siniaticus' dan 'Codex Alexandrinus' yang terdapat di British Museum di London). Terdapat lebih daripada 70 buah nashkhah-nashkhah Yunani bagi Kitab Injil yang bertarikh sebelum kedatangannya Muhammad. Tidak ada satu pun di antara mereka yang menggunakan perkataan 'periklytos'! Semua nashkhah-nashkhah ini menggunakan perkataan 'Parakletos'. Pada hakikatnya perkataan 'periklytos' ini tidak terjumpa sama sekali di dalam Kitab Injil !

Oleh itu Muhammad bukannya 'Parakletos'

Di tengah-tengah pendebatan ini, umat Islam berhasrat memperolehi satu ramalan bagi kedatangan Muhammad di luar daripada Al Qur'an iaitu daripada Taurat mahupun Injil (Surah 7 ayat 157). Tanpanya ramalan itu, kewibawaan kesaksian Muhammad bergantung kepada Qur'an semata-mata dan kewibawaan Qur'an pula bergantung kepada Muhammad sahaja. Ini adalah perbincangan secara berpusing-pusing (circular reasoning) dan bukanlah satu cara menyokong hujah-hujah dengan sah dan kukuh. Oleh kerana tidak adanya apa-apa bukti menunjukkan Yesus telah meramalkan kedatangan Muhammad di dalam Injil, maka ini merupakan satu masalah bagi para Muslim yang terpaksa menunjukkan adanya ramalan kedatangan Muhammad di luar al-Qur'an bagi menyokong kesahihan nabi mereka.


Jadi Siapakah Parakletos itu?

Ada satu lagi kerumitan bagi para Muslim apabila dia mengkaji dengan lebih teliti ayat-ayat yang berkenaan dgn.'parakletos'. Yohanes 14 ayat 16 berkata: "Aku (Yesus) akan memohon kepada Bapa dan Bapa akan memberi Penolong (Parakletos) lain, yang akan bersama-sama kamu selama-lamanya". Kebanyakan orang Muslim memetik hanya ayat ini dan Yohanes 16 ayat 7 dan seterusnya menutup Kitab Injil. Walhal mereka telah gagal menyedari betapa pentingnya apabila mengkaji mana-mana bahan kesusasteraan atau ilmiah, adalah amat bahaya untuk meneliti ungkapan-ungkapan di luar konteks ungkapan-ungkapan itu. Kalaulah pembaca meneruskan bacaannya termasuk ayat-ayat berikutnya Yohanes 14:16 dan Yohanes 16:7, dia akan mendapati bahwa Yesus telah membuat ramalan secara terperinci mengenai kedatangan dan identiti 'parakletos' itu.

Menurut konteks Yohanes bab 14 dan 16, Yesus telah ramalkan bahwa 'parakletos' itu bukan seorang manusia:

→ 14:16-- "yang akan bersama-sama kamu selama-lamanya" (seorang manusia itu tidak dapat hidup selama-lamanya.)

→ 14:17-- "Dia Roh Allah, yang menunjukkan apa yang benar" (seorang manusia berbeda daripada roh.)

→ 14:17-- "Dunia tidak dapat melihat dia" (seorang manusia dapat dilihat.)

→ 14:17-- "ataupun mengenal dia" (seorang manusia boleh dikenali orang.)

→ 14:17-- "Dia bersatu dengan kamu" (seorang manusia tidak dapat disatukan dengan orang lain.)



Hazrat Yesus telah menyatakan bahawa Misi Parakletos itu ialah untuk menumpukan perhatian orang ramai kepada dia:

→ 14:26--"Tetapi Roh Allah, Penolong yang akan diutus oleh Bapa DEMI NAMA-KU (Yesus)"

→ 14:26--"(Dia) akan mengingatkan kamu segala yang telah Aku (Yesus) katakan kepada kamu"

→ 16:08--"Dia akan buktikan kepada orang dunia bahawa pendapat mereka tentang dosa semuanya salah"

→ 16:14--"Roh (parakletos itu) akan memuliakan Aku (Hazrat Yesus)"


Hazrat Yesus telah menyatakan bahawa Parakletos itu adalah satu Roh:

→ 14:17--"Dia Roh Allah, yang menunjukkan apa yang benar"

→ 14:26--"Tetapi Roh Allah, Penolong yang akan diutus oleh Bapa demi nama Aku"


Jawabannya adalah Roh Kudus, yang telah tiba 50 hari kemudiannya


Adalah jelas dari konteksnya bahawa bukanlah seorang Nabi ataupun malaikat yang layak menjadi Parakletos itu. Perhatikan: Dia akan bersama-sama dengan mereka selama-lamanya, tidak dilihat atau dikenal tetapi menghuni dan bersatu di dalam mereka, dia akan mengingatkan orang ramai segala-gala yang telah dilakukan oleh Hazrat Yesus, sambil memuliakan dia. Ada hanya satu yang layak memenuhi segala-gala ciri-ciri tersebut iaitu Rohul-Kudus di dalam Injil yang telahpun diakui oleh Hazrat Yesus sebagai 'Parakletos'. Dialah yang memenuhi semua kriteria di atas.

Didalam Bab 1 Buku Kisah Rasul-rasul, sebelum saja Yesus Kristus dinaikkan ke Syurga dan 40 hari setelah dia menjanjikan kedatangan Roh Kudus, dia telah menyebut tentang 'hadiah' ini sekali lagi. Dia berkata :

→ ayat 4 "Tunggulah pemberian yang sudah dijanjikan oleh Bapa-Ku, dan yang sudah aku memberitahukan kamu dahulu"

→ ayat 5 "Beberapa hari lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Allah."

Adalah nyata bahawa Penolong yang disebutkan 'Yesus itu tidak lain dan tidak bukanlah Rohul-Kudus yang telah datang dengan kuasaNya 10 hari selepas pemergian hazrat Yesus, iaitu pada Hari Pentakosta (hari kelima puluh) dan 570 Tahun sebelum kelahiran Muhammad.

Apa pula dengan ramalan itu?


Surah 7:157 dan 61:6 menyebut tentang seorang nabi, Ahmad(Muhammad) yang kononnya telah diramalkan sebelumnya di dalam Taurat dan Injil. Jadi, adalah amat penting bagi rujukan-rujukan tersebut dijumpai. Tanpanya, Muhammad tidak mempunyai apa-apa bukti di luar Al-Qur'an bagi mengesahkan kerasulannya, dan dasar bagi kepercayaan lebih kurang seribu juta para Muslim bergantung semata-mata kepada kesaksian seorang manusia yang fana. Tetapi sebaliknya, tidak ada apa-apa rujukan di dalam Injil yang menyebut tentang kedatangan seorang rasul yang lain. Orang Islam pula percaya bahawa ayat-ayat dari Yohanes di atas merujuk kepada Ahmad, akan tetapi, adakah ini benar? Bolehkah Penolong yang dijanjikan ini merupakan seorang manusia ataupun nabi, atau adakah dia satu Roh, yakni Rohul Kudus yang disebutkan didalam Injil?

Sambil kita membaca ayat-ayat ini dan renungi apa yang telah dijelaskan, kita juga harus membuat kesimpulan  sendiri. Berdasarkan kepada bukti-bukti yang telah dihuraikan, kita mesti memutuskan siapakah yang disebutkan di dalam Injil dari Yohanes 14:16 dan Yohanes 16:7.


Syallom, Yesus Bless You 


kutipan dari : Pdt.Teguh Hindharto, M.Th

10 comments:

Unknown said...

Siapakah diri ANDA apakah KEKASIH-KEKASIH Allah NA'UDZUBILLAH !
Atau ANAK-ANAK Allah NA'UDZUBILLAH !
APAKAH KALIAN MENDUSTAKAN Allah Tuhan Seluruh PENCIPTA DIRI SETIAP MAKHLUK TERUTAMA KALIAN HAI AHLUL KITAB YANG MUSYRIK !
SEBERAPA PINTARKAH ANDA SAMPAI-SAMPAI ANDA DAPAT MENAFSIRKAN KATA-KATA DARI TORAH BERBAHASA IBRANI YANG SUDAH TERCAMPUR DENGAN PERKATAAN TULISAN MAKHLUK-MAKHLUK JAHIL YANG MENGATAKAN "Ini Firman Tuhan TRINITAS-TRIMURTI ROH KUDUS MESIAS" TERKUTUK-LAH PARA AHLUL KITAB !
TERKUTUKLAH PARA MUSYRIKIN MAUPUN ITU DARI KALANGAN UMAT ISLAM YANG SUDAH KELUAR DARI AJARAN ISLAM SESUNGGUHNYA YAITU AL-QUR-AN DAN SUNNAH RASUL-Nya WALAU MEREKA TIDAK KAFIR TETAPI KELAKUAN MEREKA TETAP MASUK KE NERAKA KECUALI MEREKA YANG MENGIKUTI AL-QUR-AN DAN SUNNAH RASUL-Nya walau di DUNIA INI SANGAT HINA MELEBIHI KECOA DIMATA KALIAN HAI AHLUL KITAB YANG MUSYRIK !
WAHYU PADA QUR-AN YANG DIFIRMANKAN SEBAGAI BERIKUT,"Dan (ingatlah) ketika Isa ibnu Maryam berkata: "Hai Bani Israil, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi khabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)." Maka tatkala rasul itu datang kepada mereka dengan membawa bukti-bukti yang nyata, mereka berkata: "Ini adalah sihir yang nyata".(QS 61:6).
IALAH WAHYU YANG DIWAHYUKAN MELALUI PERANTARA MALAIKAT-Nya RUHUL-QUDUS. TAHU APA KALIAN TENTANG SEGALA HAL JIKA KALIAN BERANI MATI !

komunitas warga kristen said...

Alkitab memperlihatkan ada dua jenis
nubuat bagi 2 sosok keilahian yang dinanti-nantikan :

a) Nubuat para nabi Perjanjian Lama (PL, termasuk Taurat) tentangakan datangnya Sang Mesias. Ini digenapi oleh Firman Allah (Anak Allah) yang turun berinkarnasi menjadi manusia Yesus.
b) Nubuat Yesus (dalam Injil) tentang akan datangnya Roh Kebenaran (Roh Kudus) yang akan memenuhi/ "membaptiskan" semua murid - muridNya di Yerusalem (Yoh. 16:7-15; Kis. 1:4; Luk. 24:48).

kita perlu mengingatkan bahwa suatu klaim adalah pernyataan kebenaran sepihak yang belum/tanpa bukti terhadap sesuatu.
Dan kalau itu menyangkut diri sendiri itu namanya kesaksian diri.
Nubuatan kedatangan Sang Mesias /Rasul harus dialamatkan
kepada umatNya pertama-tama, tidak cross country. Kedatangan
Sang Mesias atau Nabi yang Terbesar adalah event puncak rencana
Allah bagi penyelamatan manusia dan karenanya peristiwa ini tidak bisa dan tidak akan nyelonong diam-diam masuk dalam sejarah begitu saja (Amos 3:7; Yes 42:9; 48:3,5). Itu adalah sebuah Injil-- Kabar Baik (istilah Quran, Kabar Gembira) bagi segenap alam. KedatanganNya akan diberitahukan terlebih dahulu agar umatNya menanti, bersyukur dan siap-siap menyambut Kabar BaikNya. Itu yang terjadi dengan Umat Israel , yang berharap dan siap-siap dalam penantian mereka. Itu sebabnya seluruh orang Israel menantikan kedatangan AlMasih yang dimaksud. Sampai-sampai seorang perempuan pezinah Samaria juga menantikan Sang Mesias ini dan berkata : "Aku tahu, bahwa Mesias akan datang...apabila Ia datang ,Ia akan memberitakan segala sesuatu kepada kami" (Yoh.4:25). Hana, seorang nabi perempuan juga telah berbicara dengan penanti-penanti Mesias :
"(Hana) berbicara tentang Anak itu kepada semua orang yang
menantikan kelepasan untuk Yerusalem." (Luk 2:38). Bahkan nubuat
khusus Yesus tentang Roh Kudus juga sudah ditunggu-tunggu oleh murid-muridNya di Yerusalem.
.

komunitas warga kristen said...

Penggenapan nubuat tentang kedatangan Sang Mesias/Rasul harus dikonfirmasi dan di-validasi-kan oleh diriNya, ketika Ia datang.
Tidak ada gunanya Allah bersusah payah men-design suatu nubuat besar tentang kedatangan sang Mesias ummi jauh-jauh hari sebelumnya, apabila ia sendiri tidak mengkonfirmasikan/mem-validasikan hal tersebut ketika ia betul-betul datang memenuhi nubuatan tersebut.
Kepada perempuan Samaria yang sedang menanti-nantikan seorang Mesias, Yesus segera mengkonfirmasikan diriNya :"Akulah Dia, yang sedang berkata-kata dengan engkau". Dan kepada orang-orang Yahudi Ia berkata :"Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepadaKu, sebab ia telah menulis tentang Aku" (Yoh.5:46). Perhatikan betapa konfirmasi yang sudah terdukung dengan nubuat dan mujizat ini, namun Yesus masih merasa perlu mengokohkannya dengan membacakan secara terbuka dihadapan umum terhadap ayat nubuatan yang jelas menunjuk kepada jati diriNya yang mesianis:

"Ia (Yesus) masuk kerumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. KepadaNya diberikan kitab nabi Yesaya dan setelah dibukaNya, Ia menemukan nas dimana ada tertulis: "Roh Tuhan ada padaKu, oleh sebab Ia telah MENGURAPI Aku (yaitu "Yang diurapi", Al-Masih, Mesias), untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan penglihatan bagi orang-orang buta, untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan TAHUN RAHMAT TUHAN TELAH DATANG".Kemudian Ia menutup kitab itu...Lalu Ia memulai mengajar mereka, kataNya :"Pada hari ini GENAPLAH nas ini sewaktu kamu mendengarnya". (Luk 4 :18-21).
Nubuat kedatangan Sang Mesias /Rasul Terbesar haruslah
disambut oleh banyak nabi, dan digenapi secara definitif. Sebenarnya
inilah kriteria yang paling tajam untuk menemukan Mesias/Rasul yang
sejati. KedatanganNya sebagai "Nabi segala Nabi" yang membawa Kabar Baik bagi segenap alam harus ditandai oleh penantian dan sambutan dari para nabi dan raja dan umatNya. Bilamana hal itu tidak terjadi, bahkan tidak tahu-menahu akan datangnya event luar biasa itu, maka ragulah kita bahwa ia benar Mesias/Rasul yang dinantikan!
Yesus menjelaskan betapa para nabi dan raja memang telah menunggu-nunggu untuk menyaksikan kedatangan dan hari-hari Sang Mesias dibumi ini: "Abraham bapamu bersukacita bahwa ia akan melihat hariKu..." (Yoh 8:56).
"Berbahagialah mata yang melihat apa yang kamu (murid-murid
Yesus) lihat. Karena aku berkata kepada kamu : Banyak nabi dan raja
ingin melihat apa yang kamu lihat, tetapi tidak melihatnya..."(Luk 10
:23-24)

komunitas warga kristen said...

Kita cuplikan disini beberapa saja nubuat mesianis diantara 60 nubuat kolektif tersebut.

Cuplikan pertama, terambil dari nubuat Yakub, bahwa Mesias akan datang dari keturunan Yehuda, yaitu salah satu anak Yakub (Kej 49:10). Disini Allah sekaligus menyingkirkan kemungkinan Mesias dilahirkan dari garis keturunan Ismael.
Cuplikan kedua, bahwa Mesias adalah keturunan Daud (2Sam 7:12-
14). Kembali ini menyingkirkan darah Ismael.
Cuplikan ketiga, bahwa seorang utusan lain akan berdampingan
mempersiapkan jalan bagi Mesias. Ia-lah Yohanes Pembaptis (Mal 3:1; Yes 40:3). Dengan nubuat ini nabi yang datang secara solo (sendirian), telah disingkirkan dari sosok Mesias.
Cuplikan keempat, bahwa Mesias akan dilahirkan dikota Betlehem (Mi
5:1). Ayat inilah yang dicari-cari oleh raja Herodes karena Mesias-bayi
itu hendak dibunuhnya (Mat 2:13), karena dikhawatirkan mengancam
tahtanya kelak. Dengan nubuat lokasi ini, Allah sekaligus
menyingkirkan kemungkinan Mesias dilahirkan dari Mekah, Roma atau Jakarta!
Cuplikan kelima, bahwa Mesias dilahirkan dari seorang perempuan perawan! (Yes 7:14) suatu nubuat yang hanya bisa dipenuhi oleh hanya satu orang saja diseluruh sejarah dunia!

Dengan demikian, nubuat Taurat yang diklaim dan dicirikan oleh
Muhammad kepada seorang Nabi yang "ummi" (QS 7:157), pasti
tertelan oleh kepastian nubuat, sambutan para nabi, dan keajaiban ciri-ciri sosok Sang Mesias yang tidak ada taranya ini! Tanda dan alamatnya hanya bisa dipenuhi Yesus, tidak menyisakan peluang apapun bagi pihak lainnya, sekalipun pihak tersebut tidak malu- malunya mengatas namakan lagi diri Yesus!!

cah angon said...

Ya sy hanya bisa memaklumi aja....karena kalian melihat/memandangnya dg mata lahiriah..akal lahiriah(akal maksiat).
Yg tau persis ilmu awal dan ilmu akhir...ilmu lahir jg ilmu batin...ilmu dhohir jg ilmu ghoib....tau persis secara sempurna perihal alam kejadian(awal kejadian) sampe alam akhir yaitu hanya orang2 Ma'rifatullah(para Nabi Rosul yg berjumlah 317,para Nabi yg berjumlah 124.000 jg para waliyullah yg jmlhnya tdk berbilang...yg kesemuanya itu adalah kekasih Allah swt).kalian sendiri ga tau prihal ilmu Roh.
Maka wajar kalo gol.kalian tidak mengenal diri kalian sendiri maka tdk pula mengenal Tuhan yg menciptakan kalian.
Kalian tidak tau kan...???!!!bhw di dlm tiap2 manusia itu ada yg namanya Qolb...Ruh...Sirr...Khofiyi...akhfaya...nafsi...kulli jasadi(latifah).
Dan apakah kalian jg tau...???!! Perhal kejadiannya kalian sendiri/manuasia...?????? Tlng jawab proses kejadianya bgmn Dzat yg bernama Allah(Tuhan)yg maha suci..maha kuasa...maha pencipta dsb menciptakan Manusia....baik dr Rohaniahnya jg Jasadiahnya. Perlu kalian ketahui....bhwasanya sebelum jasadiah/dunia/alam nyata di ciptakan....Tuhan Allahuta'ala menjadikan terlbh dahulu Rohaniah/akherat/alam ghoib.
Dan perlu kalian ketahui bahwasanya bagi orang2 ahli ma'rifat...TIDAK ADA YG GHOIB.kecuali Tuhan Allahuta'ala ygadalah Dzat yg maha Ghoib.
Seandainya Pak ULUS itu Rosul.....maka dia wajib tau ilmu awal jg ilmu akhir....ilmu dhohir jg ilmu ghoib dsb...ma'af....sy hanya berpendapat....bolehkan....he..he..he.
Agama kristen adalah buatan orang2 yahudi...tp anehnya orang2 yahudi sendiri punya agama/kepercayaan sendiri.
belajar...melihat/memandang JANGAN hanya dg kaca mata/ilmu dunia saja.....tp ILMU ROH...sangat jauh lbh hebat.krn Roh tidak mengenal Massa Ruang dan Waktu.

angon said...

Hadis Qudsi(firman Allah yg lngsung kpd Nabi Muhammad SAW.melalui QOLBInya,dlm arti tidak melalui perantara malaikat jibril).
" KholaQtu Adamu 'alaa shuuroti Muhammadin wa kholaQtul insaanu 'alaa shuuroti arrokhmanul insaau sirri wa anaa sirruhu".
Artinya :
Di ciptakannya Adam(manusia/bntuk jasad)atas rupa Muhammad(mim,kha,mim,dal=kepala,dada,perut,kaki)dan di ciptakannya insan(rohaniahnya)atas rupa pengasih,barang siapa mengenal rahasia dirinya maka mengenal rahasia Tuhannya."
Kalian tertipu krn melihat wujud jasadnya saja Nabi Muhammad SAW bin Aminah Abdullah....tetapi kalian tidak tau knp anaknya Aminah Abdullah di bernama Muhammad(terpuji)....dan knp Tuhan Allah swt Dzat yg maha suci maha kuasa maha pencipta dsb jg para malaikat semuanya bahkan beberapa Tumbuhan,hewan berSholawat kpd junjungan Nabi Besar Muhammad SAW.
Silahkan buktikan kalo mampu....tanya tuh sama para malaikat...tumbuhan....hewan.
Asal kalian tau....wemua makhluk bisa di ajak ngobrol....krn tiap2 makhluk ada Qolbnya.dan diakui ga diakui....bhwa yg namanya manusia punya/ada Nur Muhammad yg bersemayam di dlm masing2 Qolbnya tiap2 manusia.
Perlu kalian kerahui....bhw manusia itu miniaturnya alam jagad raya...tolong jabarkan kalo kalian tau....he..he...
Belajar ilmu Roh dulu kalian baru komentar...!!

taher said...

Mo tanya yaa :
APAKAH YESUS MEMPUNYAI TUHAN/ALLAH JUGA?

Tolong balas ke jg ke FB =>> https://web.facebook.com/profile.php?id=100010049438014&fref=ts

Terima kasih

Anonymous said...

Harusnya injil merujuk ke bahasa asli yesus yaitu bahasa ibrani atau aramaik, bukan yesus orang israel maka pastilah bahasa yg digunakan bahasa ibrani (hebrew) bukan yunani. Begitu juga untuk menterjemahakan injil haruslah diacu dari bahasa asalnya, amat sangat aneh jika mengambilnya justru dari bahasa yunani (apakah yesus bertutur dengan bahasa yunani????)

Dimas said...

Buka aja Kidung Agung 5:16 min.. yang pake bahasa ibraninya asli

Unknown said...

Jadi intinya yg dinubuatkan itu kedatangan nabi ya bos.. .Bukan tuhan

Berlangganan

FeedLangganan Artikel by Email ?

» Cek Email Anda untuk konfirmasi berlangganan

Matius 11:28-30

TA'ALAU ILAYYA ya jami'al-mut'abina wats-tsaqilil-ahmal, wa Ana urihukum. Ihmilu niri 'alaikum wa ta'allamu minni, li-anni wadi'un wa mutawadhi'ul-qalb, fa-tajidu rahatan li-nufusikum. Li-anna niri hayyinun wa himli khafif ” (Matius 11:28-30) COME TO ME, all you who are weary and burdened, and I will give you rest. Take my yoke upon you and learn from me, for I am gentle and humble in heart, and you will find rest for your souls. For my yoke is easy and my burden is light).” (Matius 11:28-30) MARILAH KEPADA-KU, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu. Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku, karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk yang Kupasang itu enak dan beban-Ku pun ringan..” (Matius 11:28-30) Dào wǒ zhèlǐ lái, nǐ shuí shì láokǔ dān zhòngdàn de, wǒ jiù shǐ nǐmen dé ānxí. Jiù ná wǒ de è, nǐ xué wǒ, yīnwèi wǒ shì wēnróu qiānbēi de xīnzàng hé línghún huì fāxiàn xiūxí. Yīnwèi wǒ de è shì róngyì de, wǒ de dànzi shì qīng. Komt tot Mij, allen die vermoeid en belast zijt, en Ik zal u rust geven. Neem mijn juk op u en leert van Mij, want Ik ben zachtmoedig en nederig van hart en ziel rust vinden. Voor mijn juk is zacht en mijn last is licht. Matteüs 11: 28-30 He, para wong kang kesayahan lan kamomotan, padha mrenea, Aku bakal gawe ayemmu. Pasanganku padha tampanana ing pundhakmu lan padha nggegurua marang Aku, awit Aku iki alus lan lembah manah, satemah kowe bakal padha oleh ayeming nyawamu, Amargo pasanganKu iku kepenak lan momotanku iku entheng. Subete wa anata ga tsukareta to futan-shadeari, watashi wa anata ga yasuma sete ageyou, watashi ni kimasu. Anata ni watashi no ku-biki o toru to, watashi wa nokori no bubun o mitsukeru no kokoro to tamashī ni yasashiku, kenkyona omoi no tame ni, watashi kara manabimasu. Watashi no ku-biki wa oi yasuku, watashi no ni wa karuikaradesu. Hãy đến với tôi, tất cả các bạn những kẻ mệt mỏi và gánh nặng, Ta sẽ cho các ngươi được yên nghỉ. Hãy mang lấy ách của ta và học hỏi từ tôi, vì tôi hiền lành và khiêm nhường trong lòng và tâm hồn sẽ được nghỉ ngơi. Vì ách ta dễ chịu và gánh ta nhẹ nhàng.